Solo –
Ada beberapa waktu yang kental Didalam mitos Di kepercayaan Jawa. Dua Di antaranya adalah malam 1 Suro dan malam Jumat Kliwon.
Dikutip Di publikasi UIN Raden Intan Lampung bertajuk Kearifan Lokal Malam Satu Suro dan Pengaruhnya Pada Kehidupan Sosial Keagamaan Kelompok Didalam Mulyani, menyebut salah satu mitos malam 1 Suro adalah pantangan keluar Tempattinggal. Mitos lainnya adalah larangan Mengadakan pesta pernikahan.
Mitos ini tidak bisa dilepaskan Di keyakinan bahwasanya Ke malam 1 Suro, arwah leluhur dan makhluk halus berkeliaran Lantaran gerbang alam ghaib dibuka. Bila melanggar, Berencana ada konsekuensi yang diterima.
Lalu, bagaimana Didalam malam Jumat Kliwon? Apa saja mitosnya? Bagi detikers yang penasaran, baca penjelasannya lewat uraian Di bawah ini, yuk!
Skor Utamanya:
- Terdapat sejumlah waktu sakral Di kepercayaan Jawa. Di antaranya adalah malam Jumat Kliwon, malam 1 Suro, dan malam Selasa Kliwon.
- Malam Jumat Kliwon kerap disandingkan Didalam makhluk halus. Kabarnya, Ke malam itu, gerbang alam ghaib dibuka Supaya makhluk-makhluk tak kasat mata berkeliaran.
- Ada juga mitos keberkahan malam Jumat Kliwon. Air hujan yang turun Ke malam itu dipercaya berkhasiat khusus. Juga ritual mandi Di situs-situs tertentu, diyakini memberi manfaat Bagi yang melakukan.
Mitos Malam Jumat Kliwon
1. Terbukanya Portal Gaib
Ainun Rofia dkk Di Jurnal Studi Ilmu Sosial & Ilmu Kearifan Lokal Global berjudul ‘Hari Tanpa Pedagang: Studi Fenomenologis tentang Kepercayaan Pedagang Pada Hari-Hari Keramat’ menjelaskan bahwa Ke malam Jumat Kliwon, portal gaib dibuka.
Kejadian ini Dikatakan negatif Didalam orang-orang Jawa. Alhasil, banyak orang menghindari bepergian keluar Tempattinggal Ke waktu itu. Di Tempattinggal, upacara doa digelar Sebagai ‘menyambut’ arwah leluhur yang pulang.
2. Datangnya Tuyul
Tuyul adalah makhluk halus Di kepercayaan Jawa yang berwujud seperti anak kecil bertubuh kecil, berkepala botak, berkulit abu-abu hingga kehijauan, dan sering bertelanjang. Tuyul sering dipercaya dipelihara orang Sebagai ditugaskan mencuri uang.
Dirujuk Di Bacaan Asal-Usul & Sejarah Orang Jawa karya Sri Wintala Achmad, Ke malam Jumat Kliwon, ada pantangan Sebagai mencabut alis. Jika larangan ini dilanggar, maka tuyul bakal datang.
3. Pertemuan Didalam Kanjeng Senopati dan Ratu Kidul
Diringkas Di Jurnal Panangkaran bertajuk ‘Spiritualitas Kelompok Jawa Kontemporer: Eksistensi dan Makna Ritual Di Parangkusumo’ Didalam Dandung Budi Yuwono, ritual Di Petilasan Parangkusumo digelar Didalam harapan dapat bertemu Kanjeng Senopati dan Ratu Kidul. Ritual ini tidak hanya dikerjakan Ke malam Jumat Kliwon saja, tetapi juga malam Selasa Kliwon.
Sebagai informasi, Di Legenda Jawa, pendiri Mataram Islam, Panembahan Senopati disebut-sebut Memiliki hubungan spesial Didalam Ratu Laut Selatan, Nyi Roro Kidul. Keduanya dikabarkan bertemu Di tempat yang sekarang bernama Cepuri Parangkusumo.
4. Waktu Berlatih Ilmu Hitam
Malam Jumat Kliwon kabarnya adalah waktu yang tepat Sebagai belajar dan mempraktikkan ilmu hitam. Siapa saja yang mencoba Berencana dirintangi Didalam makhluk-makhluk halus.
Kepercayaan ini membuat malam Jumat Kliwon kerap diselimuti aura mencekam dan sakral, Lantaran diyakini menjadi Pada ketika batas Antara dunia manusia dan alam gaib Lebihterus tipis. Tak heran jika praktik santet sering dikaitkan Didalam malam Jumat Kliwon.
5. Hujan Penuh Kekuatan Magis
Menurut penjelasan Prof Dr Suwardi Endraswara M Hum Di bukunya, Etnologi Jawa, hujan Ke malam Jumat Kliwon diyakini punya kekuatan magis. Karenanya, orang-orang Jawa Berencana menadahi air tersebut Didalam mangkuk Sebagai dipergunakan Di berbagai hal.
6. ‘Keistimewaan’ Jenazah Malam Jumat Kliwon
Masih mengutip sumber yang sama, mitos satu ini bertalian erat Didalam mitos nomor 4. Apabila ada orang meninggal dunia Ke hari Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon, jenazahnya mesti dijaga siang dan malam hingga 40 hari. Mengapa?
“Kalau ada orang yang meninggal Ke hari ini, kuburnya terpaksa dijaga siang dan malam hingga 40 hari, Lantaran takut digali Didalam orang-orang yang tidak bertanggung jawab Sebagai diambil kain kafan, lidah, dan sebagainya Sebagai dijadikan tangkal Sebagai membuat Peristiwa Pidana-Peristiwa Pidana yang dilarang Didalam Tuhan, seperti merampok, sihir, dan lain-lain,” tulis Prof Dr Suwardi Endraswara M Hum Di bukunya, dikutip Ke Kamis (22/1/2026).
7. Ritual Mandi Berkhasiat
Sampai sekarang, ritual mandi Sebagai memperoleh apa yang diinginkan masih dilakukan Di berbagai situs. Waktu yang dipilih adalah malam Jumat Kliwon.
Contohnya adalah mandi Di Pancuran Tujuh, Banyumas. Konon, Syaikh Maulana Maghribi datang Di tempat itu Sebagai mengobati Penyakit gatalnya. Setelahnya mandi, ia Merasakan kesembuhan.
Mandi lain yang juga dilangsungkan Ke malam Jumat Kliwon digelar Di situs Balekambang, Batang. Kabarnya, siapa saja yang mandi Di sana, keinginannya bakal terkabul.
Nah, itulah 7 mitos malam Jumat Kliwon yang ada Di kepercayaan Jawa. Semoga menambah wawasan detikers, ya!
FAQ tentang Malam Jumat Kliwon
1. Apa yang tidak boleh dilakukan Pada malam Jumat Kliwon?
Berdasar mitos, dilarang mencukur alis Ke malam Jumat Kliwon jika tidak mau disambangi tuyul. Banyak orang memilih berdiam Di Tempattinggal agar tidak berjumpa Didalam makhluk halus Ke malam tersebut.
2. Kapan malam Jumat Kliwon terdekat?
Malam Jumat Kliwon paling Di terjadi Ke Kamis, 22 Januari 2026. Berikutnya, malam Jumat Kliwon Berencana tiba Ke Kamis malam, 26 Februari 2026.
3. Apa yang terjadi Ke malam Jumat Kliwon?
Menurut keyakinan Jawa, malam Jumat Kliwon adalah waktu dibukanya portal-portal alam ghaib. Alhasil, para arwah leluhur dapat kembali Di rumahnya semasa hidup.
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: 7 Mitos Malam Jumat Kliwon Menurut Kepercayaan Jawa











