Solo –
Hari ini, Sabtu (17/1/2026) bertemu Di pasaran Wage. Untuk penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan Di 28 Rejeb 1959, berada Hingga Tahun Dal Windu Sancaya dan Wuku Tambir.
Sabtu Wage
Weton (hari kelahiran) Sabtu Wage Memperoleh neptu 13. Kecenderungan orang berweton ini luwes, gumunan atau mudah kagum dan senang kemewahan. Tetapi kadang juga kurang mempercayai orang lain dan berpendirian kekeh walau belum tentu kebenarannya.
Pangarasan
Pangarasan Di weton ini adalah Lakuning Lintang. Sifat positifnya Menyediakan arah dan suri tauladan Bagi siapa saja. Akansegera tetapi kadang-kadang kecenderungannya tidak menetap, misalnya Untuk hal pekerjaan, tempat tinggal, dan lain-lain.
Pancasuda
Adapun Pancasuda, Satriya Wirang. Luhur budinya tetapi sering Memperoleh malu atau dipermalukan orang Supaya kurang wibawa.
Wuku Tambir
Wuku Tambir, lambang dewannya Bathara Siwah, wataknya berbeda Di lahir Di batinnya, mengharapkan kepemilikan, tak bersahaja dan harus Merasakan sesuatu. Gedhongnya Hingga Di, sifatnya sombong. Yang ada Untuk benaknya; siapa kaya seperti saya.
Suka dipuji tidak baik hatinya. Pohonnya upas, sifatnya panas tak dapat digunakan Bagi berteduh. Burungnya prenjak, kecil tapi merasa besar, lagi pula sombong. Akansegera tetapi gesit dan peka Pada wangsit.
Gambarannya bagaikan gajah yang lepas Di kandangnya, besar wibawanya. Menakutkan tetapi tidak keterlaluan. Lambangnya seperti badan yang letih, kendor Untuk semua pekerjaan. Bahayanya jika kena perangkap. Kala ada Hingga Barat Daya, Di tujuh hari Hingga wuku ini jangan pergi Hingga arah tersebut.
Sabtu Wage Wuku Tambir
Di hari Sabtu Wage Hingga wuku ini adalah hari yang utama, ini baik Bagi segala macam pekerjaan, dan sangat perlu Bagi Memperbaiki semangat Untuk bekerja Tetapi rizkinya sering dimanfaatkan orang lain.
[Diasuh Di Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa Di Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin Hingga detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu Hingga SINI]
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Kalender Jawa Sabtu Wage 17 Januari 2026: Lakuning Lintang











