Jalan Gajah Mada hingga Catur Muka Denpasar Berencana Dihiasi Seribu Lampion


Denpasar

Seribu lampion Berencana dipasang menyambut Tahun Terbaru Imlek Ke-2577 sekaligus Hari Ulang Tahun Kota Denpasar Ke-238. Pemasangan dilakukan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali bersama Dinas Perjalanan Ke Luarnegeri (Dispar) Kota Denpasar Di area Pasar Badung sepanjang Jalan Gajah Mada hingga kawasan Patung Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, mulai Selasa (10/2/2026).

“Mulai besok pasangnya, nanti Ke tanggal 19 hingga 20 Februari Berencana ada Perayaan Seni Lampion yang diadakan Dari Disparda (Dinas Perjalanan Ke Luarnegeri Daerah),” ucap Pembina INTI Bali Sudiarta Indrajaya, diwawancarai detikBali, Senin (9/2/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rama Sin, sapaan akrab Indrajaya, mengungkapkan selain Perayaan Seni Lampion, INTI Bali turut berpartisipasi sebagai Dibagian Di rangkaian HUT Denpasar Ke-238 Lewat gelar kegiatan sosial Lewat Latihan Fisik massal, donor darah, pemeriksaan Kesejajaran, hingga Dukungan sosial Ke Lapangan Puputan Badung, Minggu (15/2/2026).

Tahun Terbaru Imlek turut dimeriahkan Di dibangunnya gerbang penyambut Ke Jalan Kartini Di arsitektur unik akulturasi Kearifan Lokal Dunia Bali dan Tionghoa. Tidak Cuma Itu, ada Pasar Senggol Di deretan Masakan khas Tionghoa dan Bali Di Usaha Kecil Menengah lokal.

Setelahnya Itu, Ke Sabtu (21/2/2026) hingga Minggu (22/2/2026) ada upacara adat Ke Puri Agung Jro Kuta Denpasar bersama perarakan barongsai Ke Konco Seng Bie Bio. Dilanjutkan Di pentas Karyaseni dan pembagian 2026 nasi bungkus kepada Kelompok Disekitar Pasar Badung.

Perarakan ini sendiri Berencana berbeda dibandingkan Di Prototipe Perayaan Seni Gajah Mada Di parade barongsai secara masif seperti Sebelumnya Itu.

“Ke Pada kami mulai Imlek tahun 2020 itu tersendat Lantaran COVID, lalu Setelahnya COVID tahun 2023, kami Terbaru bisa Melakukan Perayaan Seni Gajah Mada. Kami paradekan 1.500 orang. Lantaran kemacetan Karena Itu kesepakatan Di Wali kota dua tahun sekali saja, pasnya ya Ke 2025 lalu,” jelas Rama Sin.

INTI Bali juga menekankan soal pengolahan sampah Di perayaan, meminta Kelompok Untuk mengurus sampahnya sendiri. “Jangan kita buang sampah sendiri, orang lain disuruh ngurus, kan kapasitas mereka terbatas, itu kita sosialisasikan, seperti bawa tumbler sendiri,” tambah Rama Sin.

Pemkot Denpasar Fasilitasi Perayaan Imlek

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar menyalurkan Dana sebesar Rp 75 juta kepada Majelis Tinggi Agama Khonghucu (MATAKIN) Kota Denpasar. Dana tersebut merupakan Dibagian Di kontribusi Pemkot Denpasar Untuk mendukung toleransi beragama Ke Denpasar.

“Setiap majelis agama nanti dapat. Kalau Muslim Idul Adha, kalau Hindu Galungan, Kristen dan Katolik Natal, Walubi (Buddha) Ke Waisak, dan Konghuchu Ke Imlek,” tutur Ahli Muda Bidang Ketahanan Khusus Kesbangpol Kota Denpasar, Peregangan Sastra, diwawancarai Ke kantornya, Senin.

Kesbangpol Kota Denpasar turut berperan Untuk penyelenggaraan perayaan Tahun Terbaru Imlek Ke-2577. Salah satunya Di menjadi jembatan koordinasi Di berbagai lembaga-lembaga Yang Berhubungan Di, khususnya berkaitan Di potensi gangguan ketertiban umum Untuk Perayaan Imlek Dari INTI Bali.

“Kami membantu, menyurati Dinas Perhubungan Untuk pengaturan lalu lintas, Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Pecalang Daerah setempat Untuk menjaga Perlindungan,” imbuh Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede Arisudana

Terpisah, Ketua MATAKIN Kota Denpasar, Putu Shantiro mengatakan pemberian fasilitas ini sudah berjalan Sebelum tiga tahun lalu. “Setiap tahun, Di tiga tahun lalu sudah mulai. Pemerintah kota punya Inisiatif setiap Lembaga Agama dan Perayaan Hari Besar Agama,” jelas Shantiro.

(hsa/hsa)


Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Jalan Gajah Mada hingga Catur Muka Denpasar Berencana Dihiasi Seribu Lampion

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่