Magisnya Kebiasaan Pertempuran Api Ke Desa Adat Duda


Karangasem

Suasana menjadi magis Pada krama atau warga Desa Adat Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Bali, melaksanakan Kebiasaan Siat Api (Pertempuran api). Puluhan pria bertelanjang dada Bersama bawahan kain poleng saling serang sembari membawa api yang membara.

Meski begitu, tak ada dendam yang dicurahkan para peserta Pada Kebiasaan Pertempuran api itu digelar. Sebelumnya dimulai, mereka juga menjalani prosesi pembersihan Ke Pura Puseh dan Dalem. Tujuannya Sebagai memohon keselamatan agar Siat Api berjalan lancar.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Seluruh peserta pikirannya harus bersih dan ikhlas melaksanakan Kebiasaan ini. Jika tidak, maka peserta yang terkena api Akansegera Merasakan luka bakar,” ujar Bendesa Adat Duda, Jro Komang Sujana, Pada ditemui Ke sela-sela Siat Api, Minggu (15/2/2026) malam.

Prosesi Siat Api tersebut berlangsung Ke atas jembatan Sungai Sangsang, Desa Adat Duda. Kebiasaan ini digelar sekali Di setahun, tepatnya Sebelumnya upacara Usaba Ke Pura Delem Desa Adat Duda.

Sejumlah pria melaksanakan Kebiasaan Siat Api Ke Desa Adat Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Bali, Minggu (15/2/2026). (Foto: I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)

“Dulu kami pernah menggeser lokasi Kebiasaan Siat Api Ke tempat lain, tapi banyak peserta yang Merasakan luka bakar. Supaya kembali dilaksanakan Ke jembatan Sungai Sangsang hingga Pada ini,” imbuhnya.

Jro Sujana menuturkan peserta Siat Api dibagi menjadi dua kelompok sama jumlahnya. Adapun, sarana Pertempuran api menggunakan daun kelapa kering yang dibakar (prakpak). Sesudah Memperoleh aba-aba Di panitia, Siat Api dimulai. Kedua kelompok saring serang menggunakan prakpak tersebut.

Bagi warga Desa Adat Duda, Kebiasaan Siat Api bertujuan Sebagai menetralisir sifat-sifat negatif Di diri jelang Usaba Pura Dalem. Kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun tersebut juga dimaknai sebagai pembersihan alam semesta secara niskala.

“Kebiasaan ini juga sebagai bentuk pengendalian ego dan emosi yang ada Ke Di diri. Walaupun saling serang Bersama api, Sesudah selesai seluruh peserta Akansegera saling rangkul kembali,” ucap Jro Sujana sembari berharap rangkaian upacara Usaba Pura Dalem berjalan lancar.

(iws/iws)


Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Magisnya Kebiasaan Pertempuran Api Ke Desa Adat Duda

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่