Ribuan Gadis Lombok Meriahkan Karnaval Sambut Bau Nyale 2026


Lombok Di

Ribuan gadis mengikuti karnaval Kearifan Lokal Dunia Sebagai menyambut event Bau Nyale 2026. Karnaval bertema Siyu Dedare, yang Untuk bahasa Sasak berarti seribu gadis, digelar Hingga Kuta Beach Park (KBP), Lombok Di, tadi sore.

Puncak Bau Nyale 2026 dijadwalkan berlangsung Ke 8 Februari 2026 sesuai hasil sangkep warige Hingga Sirkuit Mandalika.

Pantauan detikBali, karnaval mulai berlangsung Di pukul 17.00 Wita. Iring-iringan peserta diawali Dari kontingen Putri Mandalika 2026 yang dipilih Melewati seleksi resmi Pemerintah Lokasi. Barisan berikutnya diisi Dari pasukan Di Politeknik Wisata Internasional (Poltekpar) Lombok.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikutnya, karnaval dilanjutkan Dari barisan Mandalika Hotel Association (MHA), organisasi Akomodasi yang ada Hingga kawasan Mandalika. Sesudah itu tampil barisan Gendang Beleq, alat Bunyi khas Sasak, Di SDN 4 Praya dan SMAN 4 Praya.

Di barisan paling Di, peserta berasal Di 12 kecamatan Hingga Lombok Di. Mereka mengenakan busana adat lengkap, yakni Godek Nongkek Sebagai laki-laki, Sambil peserta perempuan mengenakan lambung dan kain songket Di riasan wajah anggun.

Bupati Lombok Di Lalu Pathul Bahri mengatakan, Konsep karnaval Bau Nyale tahun ini hampir tidak berbeda Di pelaksanaan tahun Sebelumnya Itu. Perbedaan utama hanya terletak Ke lokasi kegiatan.

Keseruan karnaval Kearifan Lokal Dunia Sebagai menyambut event bau nyale Hingga Kuta Beach Park, Jumat (6/2/2026). Foto: Edi Suryansyah/detikBali

“Tahun lalu itu ada Hingga Praya, Bisa Jadi besok kita sepakati lagi Hingga Praya. Cari suasana Terbaru. Sebab perlu menemukan batu pijakan pola karnaval yang lebih baik Hingga depannya Sebagai kita telurkan kepada generasi kita Hingga Di, biar mereka yang menilai, ohh ternyata Hingga sana lebih bagus, ternyata Hingga sana lebih ramai,” kata Pathul kepada awak media seusai kegiatan.

Pathul menjelaskan, karnaval ini rutin digelar setiap tahun Sebab dinilai Menyediakan dampak positif. Menurutnya, karnaval Bau Nyale tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi tontonan Untuk wisatawan yang berkunjung Hingga Mandalika.

“Sebab Kearifan Lokal Dunia ini bisa Memperoleh hasil Sebagai menumbuhkan Wisata Internasional,” tegasnya.

Ia menyebut, jumlah peserta yang mengikuti karnaval ini mencapai lebih Di seribu orang. Mayoritas peserta merupakan perempuan Sebab Konsep Siyu Dedare memang menonjolkan figur gadis Lombok Di yang mengisahkan legenda Putri Mandalika.

“Pesertanya ada Di 12 kecamatan yang ada Hingga Lombok Di. Bayangkan kalau rata-rata kecamatan seratus orang itu sudah 1200 orang. Makanya dikatakan Siyu Dedare,” bebernya.

Menurut Pathul, karnaval Bau Nyale sudah layak dikemas sebagai paket wisata Hingga Lombok Di. Ia menilai antusiasme wisatawan yang Merasakan kegiatan tersebut cukup tinggi.

“Tentu wisatawan ini kami Akansegera buat menjadi paket wisata. Makanya kita undang Di pelaku Wisata Internasional. Seperti, MHA, Poltekpar, supaya bisa melihat Sebagai dijadikan paket wisatawan,” ungkapnya.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Gerindra NTB itu menambahkan, Pemerintah Lokasi Lombok Di juga telah menyiapkan sejumlah rangkaian Kegiatan Sebagai memeriahkan Bau Nyale 2026 yang tersebar Hingga seluruh pantai selatan. Khusus Hingga Pantai Seger, Pemda mengundang Grup Musik ibu kota, Gaisha.

“Ini kita lakukan Sebagai Meningkatkan perekonomian Kelompok dan menumbuhkan kebudayaan kita,” pungkasnya.

(dpw/dpw)


Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Ribuan Gadis Lombok Meriahkan Karnaval Sambut Bau Nyale 2026

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่