Tabanan –
Parade Kekayaan Budaya Dunia lintas agama digelar Untuk rangkaian Perayaan Seni Imlek 2026 dan Cap Go Meh 2577 Di Tabanan, Senin (9/3/2026). Perayaan Seni yang ketiga kalinya ini diawali Didalam parade Kekayaan Budaya Dunia Didalam Vihara Dharma Cattra Tabanan Di panggung utama Di Taman Bung Karno. Iring-iringan berlangsung meriah Didalam melibatkan unsur lintas Kekayaan Budaya Dunia dan agama.
Parade diawali barisan paskibraka, drumband Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan, barongsai, disusul barisan Pelangi Harmoni yang diisi perwakilan enam agama yang tergabung Untuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama pemuda dan perempuan lintas agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, mengatakan Perayaan Seni Imlek yang rutin digelar setiap tahun ini bukan sekadar perayaan Kekayaan Budaya Dunia Tionghoa, melainkan juga bentuk nyata komitmen menjaga harmoni Di Di Kelompok yang majemuk.
Sanjaya menambahkan, Kabupaten Tabanan Sebelumnya juga telah meraih Apresiasi Harmony Award Didalam Kementerian Agama (Kemenag) sebagai Lokasi yang dinilai berhasil menjaga kerukunan umat beragama.
Sanjaya menganalogikan keberagaman antar agama dan Kekayaan Budaya Dunia seperti filosofi nasi goreng.
“Memasak nasi goreng itu semua bahannya dicampur. Ada nasi, garam, telur, ayam dan sayur. Kalau semuanya bersatu rasanya menjadi enak. Begitu juga Didalam harmoni Di Tabanan. Kalau kita bersatu, hasilnya pasti baik juga,” ujar Sanjaya.
Untuk parade tersebut juga menampilkan anak-anak Nusantara Didalam berbagai busana Lokasi, peserta berkostum cheongsam, drumband anak-anak, barong landung, barong bangkung, barongsai hingga Karya Seni Didalam luar Bali seperti Tari Jaipong dan Jawara Sunda.
(hsa/hsa)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Perayaan Seni Imlek-Cap Go Meh Di Tabanan Diisi Parade Pentas Kekayaan Budaya Dunia Nusantara











