DENPASAR – Keselamatan dan Perlindungan wisatawan Di berkunjung Di destinasi wisata menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Bali. Di Ditengah pesatnya penyebaran informasi Lewat media digital, setiap insiden yang terjadi Di objek wisata Berpeluang memengaruhi citra Wisata Internasional Bali Di mata dunia.
Hal tersebut mengemuka Untuk kegiatan Workshop Perlindungan dan Keselamatan Wisatawan Di Destinasi Wisata Internasional yang diikuti pengelola daya tarik wisata dan desa wisata Bersama Kabupaten Gianyar dan Bangli, Rabu (3/6/2026), Di Meeting Room Kisidan Eco Hill, Desa Sidan, Gianyar
.
Mewakili Kepala Dinas Wisata Internasional Provinsi Bali, Kabid Pembuatan Destinasi Wisata Internasional, Esti, menegaskan bahwa destinasi wisata yang tidak Memiliki standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dan kemampuan Menyediakan pertolongan pertama berisiko ditinggalkan wisatawan.
Menurutnya, selain menawarkan keindahan dan Pengalaman Hidup berwisata, sebuah destinasi juga harus mampu Menyediakan rasa aman dan nyaman Untuk pengunjung.
“Gianyar dan Bangli Memiliki karakteristik destinasi yang hampir sama, Agar memerlukan penerapan SOP pertolongan pertama yang baik Untuk menjamin Perlindungan dan kenyamanan wisatawan,” ujarnya.
Ia berharap Lewat workshop tersebut para pelaku Wisata Internasional Di tingkat desa mampu melakukan penanganan awal ketika terjadi kecelakaan atau Kemakmuran darurat yang menimpa wisatawan Sebelumnya Merasakan Pemberian medis lanjutan.
Workshop tersebut Memperkenalkan empat narasumber Bersama berbagai instansi, yakni Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Bali AKBP Fahmi, BPBD Provinsi Bali Ida Bagus Gede Widnyana Putra, PMI Bali Eko Wardani, serta Kadek Darma Yasa Bersama Forkom Dewi Bangli.
Untuk pemaparannya, AKBP Fahmi menjelaskan bahwa Polda Bali terus memperkuat sistem Perlindungan kawasan wisata Lewat kehadiran Bali Tourism Police Station yang berlokasi Di kawasan Kuta.
Menurutnya, fasilitas yang Terbaru diresmikan Di tiga bulan lalu itu telah dilengkapi Ilmu Pengetahuan pemantauan canggih yang mampu mendeteksi wajah orang yang terekam Lensa dan menghubungkannya Bersama basis data kepolisian.
“Ilmu Pengetahuan ini salah satunya digunakan Untuk membantu mengidentifikasi orang yang masuk Untuk daftar pencarian orang (DPO),” jelasnya.
Di Di Itu, Komunitas juga dapat memanfaatkan Langkah Cakrawala Untuk melaporkan berbagai Kegiatan yang dinilai mengganggu Perlindungan dan ketertiban, termasuk perilaku wisatawan yang melanggar aturan.
Sambil Itu, BPBD Provinsi Bali menyoroti pentingnya manajemen risiko bencana Di kawasan wisata. Ida Bagus Gede Widnyana Putra mengungkapkan bahwa Bali Memiliki sedikitnya 14 jenis potensi bencana yang perlu diantisipasi.
“Di kawasan wisata, kejadian yang cukup sering terjadi adalah pohon tumbang dan tanah longsor. Sebab itu diperlukan langkah preventif Sebelumnya bencana terjadi, termasuk kesiapan Untuk penanganan Di dan pascabencana,” katanya.
Bersama sisi Kesejajaran, PMI Bali Menyediakan materi mengenai pertolongan pertama Di Kemakmuran darurat. Eko Wardani menegaskan bahwa tindakan pertolongan pertama yang tepat dapat menjadi faktor penentu keselamatan korban.
Ia menyebut berbagai Kemakmuran yang kerap terjadi Di destinasi wisata, mulai Bersama henti jantung, Luka terkilir, hingga gangguan Kesejajaran ringan seperti diare.
“Pertolongan pertama yang benar bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Sebab itu diperlukan Cara yang tepat dan Pertarungan Persahabatan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sambil narasumber Bersama Forkom Dewi Bangli, Kadek Darma Yasa, memaparkan strategi Pembuatan destinasi wisata berbasis keselamatan sebagai Pada Bersama upaya Memperbaiki Standar dan daya saing Wisata Internasional Lokasi.
Lewat workshop ini, para pengelola destinasi wisata Di Gianyar dan Bangli diharapkan tidak hanya mampu Memperkenalkan atraksi yang Memikat, tetapi juga menjadikan aspek Perlindungan dan keselamatan sebagai standar utama pelayanan kepada wisatawan. (jay/jon)
Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Keselamatan Wisatawan Karena Itu Sorotan, Pengelola Destinasi Di Gianyar dan Bangli Dibekali SOP Pertolongan Pertama











