Buleleng –
Kawasan Titik Nol Singaraja kini resmi Memperoleh nama Terbaru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menetapkan kawasan yang telah rampung ditata itu sebagai Praja Mandala Singa Ambara Raja usai Melakukan upacara melaspas, Rabu (29/7/2026).
Nama tersebut merupakan hasil sayembara yang digelar Pemkab Buleleng dan diikuti 868 peserta. Usulan bertajuk Praja Mandala Singa Ambara Raja karya Kadek Dika Wirawan terpilih sebagai Mendominasi Sesudah Melewati proses penilaian Dari Regu yang melibatkan Badan Eksperimen dan Pembaharuan Lokasi (BRIDA), Dinas Wisata Internasional, tokoh Kelompok, hingga perwakilan puri.
“Sayembara pemberian nama Titik Nol. Yang terpilih adalah namanya Praja Mandala Singa Ambara Raja. Pemenangnya adalah Kadek Dika Wirawan. Wah, terima kasih, luar biasa Kadek Dika,” ujar Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kadek Dika Wirawan merupakan mahasiswa Inisiatif Studi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja. Ia mengirimkan usulan nama tersebut Melewati Google Form Di 11 Juli 2025 pukul 09.31 Wita.
“Selamat ya kepada Kadek Dika,” kata Sutjidra.
Sutjidra menjelaskan, nama Praja Mandala Singa Ambara Raja dipilih Sebab Memperoleh makna filosofis yang kuat. Nama itu dimaknai sebagai kawasan pusat pemerintahan yang berwibawa Bersama berlandaskan semangat kepemimpinan Panji Sakti yang visioner, kuat, dan mengayomi Kelompok.
“Praja Mandala Singa Ambara Raja, Dari Sebab Itu kawasan pusat pemerintahan yang berwibawa berlandaskan semangat kepemimpinan Panji Sakti yang visioner, kuat, dan mengayomi Kelompok. Begitu kira-kira artinya. Ini luar biasa,” imbuhnya.
|
Penampakan wajah Terbaru titik nol Singaraja yang Memperoleh nama Terbaru Foto: Made Wijaya Kusuma
|
Peresmian nama tersebut dilakukan bersamaan Bersama upacara melaspas kawasan Titik Nol Singaraja.
“Saya resmikan hari ini, Praja Mandala Singa Ambara Raja,” tegas Sutjidra.
Meski demikian, tulisan nama kawasan belum langsung dipasang. Pemkab Buleleng masih Berencana menentukan lokasi yang dinilai paling tepat agar tetap selaras Bersama estetika kawasan.
“Nanti ada lah Hingga atas. Saya kan enggak ngerti masalah kepatutannya Hingga mana, supaya indahnya Hingga mana. Kita serahkan kepada yang lebih paham,” ujarnya.
Sambil Itu, Mendominasi sayembara Berencana Merasakan Apresiasi dan hadiah secara resmi Di rangkaian Buleleng Perayaan Seni 2026 yang digelar Di Agustus mendatang.
“Secara resmi nanti Di Di Buleleng Perayaan Seni, Di Peristiwa resmi kita Menyediakan Apresiasi itu,” kata Sutjidra.
Usai diresmikan, kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja juga dipersiapkan menjadi ruang publik Bagi berbagai kegiatan Karyaseni dan Kearifan Lokal Dunia. Untuk waktu Didekat, sejumlah Tokoh Musik asal Buleleng yang kini berdomisili Hingga Denpasar telah mengajukan permohonan Bagi Melakukan pertunjukan Hingga kawasan tersebut.
“Ini Mungkin Saja ada perform-perform itu yang Untuk Suara Senja, Tokoh Musik-Tokoh Musik Untuk Buleleng yang tinggal Hingga Denpasar. Rasanya sudah ada yang mendaftar,” pungkasnya.
(mud/mud)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Titik Nol Singaraja Kini Bernama Praja Mandala Singa Ambara Raja, Ini Maknanya











