Solo –
Hari ini, Sabtu (12/9/2026) bertemu Bersama pasaran Pahing. Untuk penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan Bersama 29 Mulud 1960, berada Di tahun Be, Windu Sancaya dan Wuku Manahil.
Sabtu Pahing
Weton (hari kelahiran) Sabtu Pahing Memiliki neptu 18. Di umumnya, pemilik weton ini mempunyai kelebihan multi talenta, berwibawa dan berpengaruh serta disegani banyak orang. Berencana tetapi kadang juga mudah terkejut.
Pangarasan
Pangarasan Di weton ini adalah Lakuning Geni. Ada kecenderungan temperamental, emosional, mudah marah dan naik pitam (tapi cepat dapat dikendalikan), dan juga pemberani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pancasuda
Sedangkan Pancasuda, Satriya Wibawa, Memperoleh kewibawaan dan keluhuran.
Wuku Manahil
Wuku Manahil, lambang dewanya Bathara Citragotra, wataknya selalu waspada. Merasa dirinya besar, pandai bergaul, tetapi angkuh, selalu waspada dan cenderung mencurigai orang lain. Memangku tombak terhunus, tinggi angan-angannya, tajam intuisinya.
Pohonnya tegaron, menjadi hiasan hutan kurang ada gunanya. Tetapi ulet tekadnya. Burungnya sepahan, gesit cekatan, pikirannya lembut. Sedikit rezekinya. Membelakangi air Di tempayan. Tutur katanya merendah. Untuk bergaul tak membeda-bedakan pangkat maupun status.
Untuk hal bekerja terkadang rajin terkadang malas. Bahayanya terkena senjata. Kala ada Di tenggara, Pada tujuh hari Di wuku ini jangan pergi jauh Di arah tenggara Sebagai urusan yang sangat penting.
Sabtu Pahing Wuku Manahil
Di hari Sabtu Pahing Di wuku ini adalah hari yang baik Sebagai bercocok tanam terutama umbi-umbian, Sebab Berencana cepat tumbuh Bersama baik dan Memperoleh hasil panen yang memuaskan.
[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]
(alg/apu)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Kalender Jawa Sabtu Pahing 12 September 2026: Hari Baik Bercocok Tanam











