Klungkung –
Sebanyak sebelas penjor berdiri megah Di area Pura Desa Bale Agung, Desa Adat Kemoning, Kecamatan Klungkung, Klungkung, Bali. Penjor-penjor ini dibuat Dari para peserta lomba yang digelar Desa Adat Kemoning Untuk rangkaian Purnama Kapat.
Bendesa Adat Kemoning, I Dewa Gede Alit Saputra, mengungkapkan antusiasme peserta lomba penjor tahun ini Meresahkan drastis. Alit menuturkan sebelas penjor tersebut Akansegera dinilai Dari Skuat juri Di Jumat (25/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Wimbakara atau lomba penjor ini kami kaitkan Bersama Purnama Kapat. Malam ini terakhir pemasangan,” kata Alit kepada detikBali, Kamis (24/9/2026) malam.
Alit menyebut satu penjor peserta bisa menghabiskan dana Rp 45 juta. Meski begitu, dia menegaskan harga mahal tidak menjadi jaminan Kampiun. Penilaian diserahkan kepada juri profesional, termasuk seniman yang paham filosofi dan estetika.
Panitia menyiapkan hadiah Sebagai Kampiun 1, 2, 3 serta harapan 1, 2, 3 yang bersumber Bersama donasi warga, kas desa adat, serta Penyandangdana. “Penilaian tidak Bersama harga. Kami serahkan kepada juri yang profesinya seniman khusus penjor,” imbuh Alit.
Di sisi lain, salah satu peserta Nyoman Agus Atmaja (43) mengaku bisa menekan biaya jauh lebih efisien Lantaran dikerjakan secara bergotong royong. Agus mengatakan pembuatan penjor yang diikutsertakan Untuk lomba kali ini memakan waktu Di 25 hari.
“Biaya bisa ditekan Lantaran dikerjakan bersama rekan-rekan, bukan dibeli utuh. Kalau harga jual, penjor seperti ini Di kisaran Rp 35 juta sampai Rp 45 juta,” ujar Agus.
Karya penjor yang dibuat Agus dan kawan-kawannya mengangkat filosofi Dewi Danu yang dikenal sebagai dewi kemakmuran. Kisah tersebut merefleksikan kehidupan yang bersumber Bersama mata air, Di mana air dan kendi menghasilkan padi yang menghidupkan makhluk hidup.
Sebelumnya rampung, karya penjor tersebut sempat beberapa kali dirombak. Agus dibantu kawan-kawannya Bersama Klungkung, Tabanan, hingga Karangasem Sebagai menyelesaikan karya tersebut.
(iws/iws)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Antusiasnya Peserta Lomba Penjor Di Kemoning Klungkung, Satu Penjor Rp 45 Juta











