Cuan! Tukang Becak Raup Rp 700 Ribu Sehari Pada Puncak Haul Habib Ali Solo



Solo –

Kegiatan Haul Habib Ali Bin Muhammad Al-Habsyi membawa berkah Bagi para tukang becak yang biasa mangkal Di kawasan Solo. Salah satunya Gatot, tukang becak yang mengaku Menyambut penghasilan lebih banyak Pada rangkaian Haul dibanding hari biasa.

“Kalau cuma Untuk haul, enggak sama wisatanya, ini dapat uang Rp 400 ribu. Berarti Disekitar 20 kali (narik). Pas puncak haul aku dapat uang Rp 700 ribu sama becak wisata,” kata Gatot Pada ditemui detikJateng, Minggu (4/10/2026).

Gatot mengaku Memikat becak Dari pagi hingga malam. Di puncak haul, Sabtu (3/10), ia mengaku Terbaru pulang Disekitar pukul 19.00 WIB.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Untuk pagi. Sampai habis maghrib, Disekitar jam 7-an Terbaru pulang,” ujarnya.

Menurutnya, penghasilan tersebut jauh lebih besar dibandingkan Pada hari biasa. Sebab, sebagai tukang becak wisata, tarif sekali perjalanan wisata bisa mencapai Rp 50 ribu, tetapi jumlah penumpangnya tidak selalu banyak.

“Kalau kerja wisata umpamanya sekali narik Rp 50 ribu. Kalau umpamanya tiga kali, empat kali sudah Rp 150 ribu-Rp 200 ribu. Bedanya Di situ,” jelasnya.

Tak Naikkan Tarif

Pada haul, Gatot mematok tarif Rp 20 ribu Bagi mengantar jemaah Ke kawasan Alun-alun. Tarif tersebut menurutnya tidak dinaikkan Kendati Kebugaran lalu lintas lebih ramai dan macet.

“Enggak. Tetap Rp 20 ribu,” katanya.

Dia mengatakan tarif Rp 20 ribu menjadi batas minimal yang biasa dia terapkan. Justru, menurut Gatot, penumpang tetap menawar meski harga yang ditawarkan sudah murah.

“Soalnya kalau kita tetap ngasih harga Rp 20 ribu, tetap ditawar juga kan. Di Sebab Itu tetap akhirnya ya kenanya Rp 20 ribu,” ungkapnya.

Gatot menyebut Di hari biasa dirinya juga bisa Memperoleh penghasilan Untuk jasa becak wisata. Bagi paket wisata, penumpang dikenai tarif Rp 50 ribu yang mencakup perjalanan masuk Keraton hingga berkeliling kawasan tersebut.

Sambil Itu Pada haul, Karya mengantar jemaah membuat jumlah tarikan becaknya Menimbulkan Kekhawatiran drastis.

“Kalau hari biasa, kita tarif becak wisata. Masuk keraton, ditunggu, habis itu nanti keliling-keliling keraton, itu Rp 50 ribu,” tuturnya.

Di salah satu hari Pada rangkaian haul, Gatot Justru mengaku membawa pulang Disekitar Rp 700 ribu. Akan Tetapi angka tersebut merupakan total pendapatan, termasuk Untuk jasa wisata.

Gatot yang tinggal mengontrak Di Sangkrah itu mengaku Berencana terus Memikat becak Pada masih ada penumpang. Menurutnya, ramainya haul menjadi tambahan rezeki Bagi para tukang becak.

“Kalau ada ya bisa, kalau ada tenaga juga,” katanya Pada ditanya apakah dirinya masih Berencana kembali Memikat becak.

Sambil Itu, tukang becak lainnya yakni Wono (56) mengaku gelaran Haul Habib Ali Bin Muhammad Al-Habsyi jumlah tarikannya lebih banyak ketimbang hari biasa. Meski begitu, dibanding Haul tahun lalu memang ada penurunan.

“Ya ada, Mbak. Tapi sudah berkurang banyak. Soalnya ekonomi, Mbak. Ekonomi rada nyusut,” kata Wono Pada ditemui detikJateng Di Kawasan Keraton Solo, Minggu (4/10/2026).

Wono menyebut jumlah peserta Haul Solo juga Merasakan penurunan. Dia Mengantisipasi jumlahnya berkurang Disekitar sepertiga dibandingkan Pada haul Di tahun-tahun Sebelumnya Itu.

“Iya. Disekitar sepertiga ada yang berkurang,” ujarnya.

Penurunan itu turut berdampak Di jumlah penumpang becak yang dia dapatkan. Hari ini, Wono mengaku Terbaru Memperoleh Disekitar lima kali tarikan.

“Kalau aku kan enggak sama ya, Mbak. Aku lima kali gitu,” ungkapnya.

Padahal, Pada Kebugaran ramai Di tahun-tahun Sebelumnya Itu, dia bisa Memperoleh hingga 10 kali tarikan Untuk sehari.

“Kalau dulu ya bisa 10 kali,” katanya.

Wono biasanya mengantar jemaah Untuk sejumlah lokasi, seperti kawasan Riyadh, tempat parkir, hingga hotel. Bagi perjalanan Untuk Riyadh Ke Alun-alun, tarif yang dia patok Disekitar Rp 20 ribu.

Akan Tetapi, tarif bisa berubah ketika Kebugaran jalan macet. Wono menyebut tarif dapat mencapai Rp 40 ribu Lantaran perjalanan menjadi lebih sulit.

“Paling Riyadh Hingga Alun-alun ya Rp 20 ribu. Kalau macet ya sampai Rp 40 ribu,” tuturnya.

Menurut Wono, penumpang masih bersedia membayar tarif tersebut ketika Kebugaran lalu lintas sangat padat.

“Ya mau, masalahnya kan jalan-jalannya sulit ya,” ujarnya.

Sambil Itu Di hari Sebelumnya Itu atau puncak haul, Wono mengaku Menyambut Disekitar enam penumpang. Dia mulai Memikat becak Dari pukul 06.00 WIB hingga Disekitar pukul 14.30 WIB.

“Kemarin enam kali ya, satu hari. Jam 6 sampai jam setengah 3,” jelasnya.

Untuk enam kali tarikan tersebut, Wono Memperoleh penghasilan Disekitar Rp 200 ribu. Menurutnya, besaran uang yang diterima juga bergantung Di pemberian penumpang.

“Dapat Rp 200-an ya. Kan yang ngasih ada yang loman (pemurah hati), ada yang enggak,” pungkasnya.

(afn/dil)

Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Cuan! Tukang Becak Raup Rp 700 Ribu Sehari Pada Puncak Haul Habib Ali Solo

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr Slot Gacor Resmi Hari Ini