Perawatan Cemberut Cap ‘Jurig Bakekok’



Bandung –

Ngeri-ngeri sedap kalau Lagi berada Ke hutan-hutan Ke Sumedang tiba-tiba dikagetkan Bersama kehadiran makhluk tak diundang yang wajahnya beradu hadapan Bersama wajah kita. Makhluk itu memang kesukaannya ‘mengagetkan’ seperti manusia Bersama bermain ‘cilukba’.

Cilukba Ke Untuk bahasa Sunda disebut ‘Bakekok’. Tapi bayangkan, yang bermain cilukba itu bukan lagi manusia, tapi hantu yang Ke Sumedang dikenal sebagai Jurig Bakekok! Hiiih. Seram.

Tapi, biarlah mitos Jurig Bakekok berada Ke tempatnya jauh Ke kedalaman hutan-hutan Sebab, selain menyeramkan, ada cerita tentang ‘Jurig Bakekok’ yang jenaka Untuk literatur Sunda.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang cerita bukan Jurig Bakekok sebagai sebuah nama, Akan Tetapi dua cerita tentang ‘Jurig’ dan ‘Bakekok’. Cerita ini adalah Perawatan buat pembaca yang cemberut.

‘Jurig Bakekok’ dikutip Bersama Literatur ‘Landong Baeud‘ (Perawatan Cemberut) yang dikumpulkan Bersama PN Balai Pustaka, dan diterbitkan ulang Bersama Depdikbud RI (1978).

Jurig

Judul asli cerita jenaka ini adalah ‘Kiai Borangan‘ (Kiai Penakut). Dikisahkan, ada seorang kiai tapi takut hantu, terutama Kunti, yaitu hantu perempuan yang tertawanya ‘nyikikik’. Berikut ini ceritanya Untuk Indonesia:

Kiai Ranca, begitu penakutnya kalau harus berkegiatan Ke malam hari. Meski Lagi terang bulan, dia sering mengajak teman Barang Dagangan dua atau tiga orang

Suatu waktu, Kiai berkunjung Hingga Rumah adiknya. Tepatnya Ke desa sebelah. Dia menginap Ke desa itu.

Tiba waktu subuh, Kiai bangun dan membangunkan seisi Rumah Sebagai mengajak mereka salat Ke Tajug (musala).

Tajug yang dimaksud masih belum tuntas pembangunannya, masih berupa rangkay, yaitu bangunan bambu yang Mutakhir selesai Dibagian atap dan alasnya. Bangunan Tajug itu ada Ke pinggir sungai yang lumayan angker.

Sang Kiai terpaksa menjadi imam. Tapi, meski menjadi imam, hatinya tidak khusyuk sebab Ke pikirannya penuh lamunan mengenai jurig (hantu).

Pikiran yang mengganggunya itu membuatnya lupa Sebagai membaca doa kunut (qunut). Setelahnya i’tidal, langsung saja dia sujud.

Makmumnya merespon kejadian itu Bersama ngomong: “Ajengan, Kun! Kun!”

Kiai yang Lagi sujud langsung terperanjat, loncat dan memeluk sebuah tiang Ke Untuk Tajug itu. Bersama nada suara tergesa dia bicara: “Mana, mana, hah?”

Makmum semuanya kaget, lalu bertanya: “Apa Ajengan?”. Kiai menjawab: “Kunti!”.

Para makmum mengernyit sambil berkata: “Hih, kun itu maksudnya kunut. Bukan kunti.”

Kiai itu malah marah-marah: “Kenapa malah kan-kun-kun, Bersama Sebab Itu saya kaget. Dikira betulan kunti.”

Bakekok

Judul asli cerita ini adalah ‘Kasamaran’ (salah orang) yang berkisah tentang Juhro yang tiba-tiba memukul orang dan Hingga hadapan muka orang tersebut menyebut Bakekok atau Cilukba Untuk bahasa Sunda. Begini ceritanya Untuk Indonesia:

Si Juhro teriak-teriak memanggil seorang lelaki yang berjalan agak jauh Ke depannya. Kata dia: “Bapak, Bapakku, tunggu!”

Ketika orang yang Dikatakan sebagai bapaknya itu tersusul, dia tidak banyak bicara lagi, tidak memastikan dahulu siapa yang disusulnya, dia langsung memukul punggung orang tersebut.

Ketika orang yang dipukul punggungnya berpaling Hingga arahnya, dia seketika mengucapkan: “Bakekok!”.

Kata ‘Bakekok’ itu ternyata dilontarkan Juhro Hingga muka seorang Upas, polisi yang Lagi mengenakan Pengganti sipil.

“Nanaonan sia teh, bakukak-bakekok?” (Apa kamu cilukba-cilukba?)

“Lulutungan,” kata Juhro sambil menahan malu. Lulutungan berarti bermain lutung-lutungan, bertingkah seperti monyet.

“Ceuk Upas semu keuheul: Heg sia lulutungan, aing nu nyabok lutungna.” (Silakan main lutung-lutungan, saya berperan yang menampar lutungnya).

Demikian dua cerita ‘Jurig Bakekok’ Bersama silam masa Sunda. Lumayan kan buat Perawatan cemberut.

(yum/yum)



Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Perawatan Cemberut Cap ‘Jurig Bakekok’

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr Slot Gacor Resmi Hari Ini
https://indyfest.net/
https://indyfest.net/gallery/
https://indyfest.net/privacy-policy-2/
https://www.tcconstruct.net/projects