Bandung –
Memasuki tahun 2026, berbagai lembaga trend forecaster seperti WGSN dan Coloro telah merilis sejumlah set warna yang diprediksi bakal hits dan mendominasi berbagai industri sepanjang 2026. Mulai Di industri Gaya, desain interior, marketing, Seni Kearifan Lokal visual, dan sebagainya.
Hingga Di Itu, Pantone juga telah Mengintroduksi Pantone Colour of The Year Untuk tahun 2026, yang bisa menjadi inspirasi Untuk diaplikasikan Hingga berbagai bidang. Lantas, warna apa saja yang diprediksi bakal mencuri perhatian Hingga 2026? Berikut ulasan lengkapnya.
Gaya Warna 2026, Di Teal hingga Putih Gading
1. Transformative Teal
Transformative Teal dinobatkan sebagai Colour of The Year 2026 Dari WGSN dan Coloro. Warna ini berada Hingga spektrum biru-hijau Di karakter yang terkesan mewah sekaligus menenangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut peramalan WGSN, Transformative Teal dipilih Sebab mampu merepresentasikan dua hal yang saling bertolak Dibelakang Tetapi relevan Di Kemakmuran Di ini, yakni perubahan dan stabilitas. WGSN menyebut palet warna ini Memperoleh nuansa lembut Di sentuhan cerah yang memancarkan energi transformatif. Ia memberi kesan dinamis, hidup, dan adaptif, cocok Di dunia yang terus berubah cepat.
Warna ini cukup serupa Di Phtalo Green, yakni warna hijau zamrud Di gradasi yang lebih gelap, dan sempat ramai dibicarakan Hingga media sosial. Warna ini dinilai Memperoleh tampilan Trendi, berkelas, mewah, dan modern.
2. Electric Fuchsia
Berbeda Di Transformative Teal yang Tenteram, Electric Fuchsia hadir Di karakter yang lebih berani dan ekspresif. Warna ini merupakan warna magenta cerah, dan diprediksi Berencana menjadi salah satu primadona Untuk musim semi dan musim panas 2026, khususnya Hingga industri Gaya dan desain.
Electric Fuchsia merepresentasikan kepercayaan diri, keberanian berekspresi, dan semangat Pembaharuan. Warna ini banyak digunakan Ke Busana, aksesori mencolok, hingga Kasut Aktivitasfisik. Warna ini cocok digunakan Untuk pecinta tampilan bold dan ‘ngejreng’ Untuk berpakaian.
3. Blue Aura
Blue Aura adalah warna biru pastel yang lembut dan tidak terlalu mencolok. Tampilannya serupa warna biru laut yang Memperoleh sentuhan gradasi abu, Agar terlihat lebih ‘teduh’.
Warna ini memberi kesan modern, ceria, Tetapi sekaligus menenangkan. Hingga Indonesia, Blue Aura kerap disebut sebagai warna biru telur asin. Karakternya yang halus membuat warna ini mudah diaplikasikan Hingga berbagai konteks, mulai Di interior Tempattinggal, produk Keelokan, hingga busana kasual.
4. Amber Haze
Amber Haze adalah warna Di nuansa hangat dan Memperoleh karakter ‘earthy’. Gradasi warna ini berada Hingga Antara kuning keemasan dan oranye gelap, Di sentuhan hijau yang samar.
Warna ini tampak seperti perpaduan Antara warna kuning kunyit dan tembaga. Amber Haze disebut mencerminkan kebijaksanaan, spiritualitas, dan rasa keterhubungan Di alam. Hingga Di dominasi Ilmu Pengetahuan dan dunia digital, warna ini hadir sebagai penyeimbang yang memberi rasa nyaman dan akrab.
5. Jelly Mint
Jelly Mint adalah gradasi warna turquoise Di sentuhan pastel, Agar membuatnya tampak lebih pucat dan ‘kalem’. Warna ini memancarkan kesan segar, ringan, dan playful.
Kelebihan warna ini terletak Ke fleksibilitasnya. Jelly Mint mudah dipadukan Di warna netral seperti putih, krem, atau abu-abu, maupun Di pastel lain Untuk tampilan yang lebih ceria. Jelly Mint cocok dipadupadankan Untuk menciptakan tampilan yang muda dan Terbaru.
6. Cloud Dancer
Pantone 11-4201 Cloud Dancer adalah warna yang ditetapkan Dari Pantone sebagai Color of the Year 2026. Warna ini digambarkan sebagai warna putih lembut, tampak seperti vanilla, ringan seperti awan, dan memberi kesan Tenteram.
Warna ini sekilas tampak seperti warna putih gading atau versi lebih terang Di ivory. Sebagai warna dasar, Pantone menyebut Cloud Dancer sebagai warna yang sangat adaptif. Ia bisa berdiri sendiri sebagai warna yang sederhana, atau menjadi warna latar yang harmonis dan mudah dipadu-padankan Di warna-warna lain.
Tetapi, pilihan Pantone ini tidak luput Di perdebatan. Sebagian warganet menilai Cloud Dancer terlalu “aman”, dan Malahan tidak dapat dikategorikan sebagai warna Sebab ia merupakan warna dasar.
Demikian ulasan mengenai warna-warna yang diprediksi Berencana menjadi Gaya dan banyak digunakan Dari berbagai industri sepanjang tahun 2026. Mana yang bakal Karena Itu Kandidatteratas detikers?
(iqk/iqk)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Deretan Warna yang Diprediksi Bakal Karena Itu Gaya Sepanjang 2026











