Di Wisata Internasional Berkualitas, Jumlah Tabungan Wisatawan Masuk Bali Berencana Didata

DENPASAR — Gubernur Bali Wayan Koster mewacanakan Berencana merancang tata kelola kepariwisataan Melewati Perda. Hal ini Untuk menjadikan kegiatan Wisata Internasional tidak hanya bergantung secara jumlah turis semata, Akan Tetapi juga yang datang merupakan turis berkualitas. Jumlah wisatawan mancanegara Di Tahun 2025 mencapai 7.050.000 orang.

Hal tersebut ia sampaikan Di Di Merasakan kunjungan Pembantu Ri Wisata Internasional (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana Di Puri Saren Ubud, Gianyar Kamis (2/1/2026).

“Salah satu aspek yang diperhatikan adalah Wisata Internasional yang berkualitas. Salah satunya adalah berapa uangnya tiga bulan terakhir Di Bacaan tabungan, berapa lama Di Bali dan dimana tinggalnya, bersama siapa, dan apa aktivitasnya. Supaya terkontrol semua. Seperti juga kalau kita berwisata Di Bangsa lain,” jelas, Koster.

Koster mengaku mencontoh Aturan Bangsa lain Untuk memberlakukan hal tersebut Di Bali.

Ia juga menekankan tidak ingin cepat-cepat Untuk menghakimi situasi yang ada sekarang seperti macet, sampah dan Genangan Air.

“Ini saya perlu menyampaikan awalnya Bali ini kan kita Berjuang Di masalah waktu Covid-19 Di Tahun 2021, ini laporan cuma 51 orang yang Di Bali lalu 2022, saya catat Januari itu 1.500 Februari, 1.000 orang. Sesudah Covid, memulihkan Wisata Internasional banyak asosiasi bertanya kapan (Bali) dibuka, kapan dibuka. Kita bikinlah Damai Aturan atas Dukungan juga pemerintah pusat Work from Bali lah,” imbuhnya.

Berbagai macam skema dikerahkan agar orang datang Di Bali Di Di itu. Dan itulah yang berlangsung hingga Di ini dan menimbulkan polemik Di sektor Wisata Internasional.

Koster akui, mengatasi polemik Wisata Internasional tidak dapat dilakukan hanya Di waktu sehari dua hari sangat memerlukan kesabaran. Akan Tetapi, kata Koster data telah menjawab Walaupun situasi Di Bali kurang bagus. Ternyata turis Di Bali jumlahnya Menimbulkan Kekhawatiran berjumlah 7.050.000 orang.

“Dan ini adalah Pencapaian tertinggi. Di 10 terakhir yang saya kira Di 2015 Di 2025.
Sebelumnya 2015 itu lebih rendah lagi. Di Sebab Itu ini luar biasa. Bisa Jadi Topik Bali sepi ini membuat daya tarik juga. Agar banyak yang datang Di Bali,” paparnya.

Menteri Pariwisata saat berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai
Pembantu Ri Wisata Internasional Di berada Di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Data jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara Tahun 2025 disandingkan dan Tahun 2024. Pertama, jumlah wisman Tahub 2025 mencapai 7,050 juta orang, lebih tinggi 750.000 orang dibanding Tahun 2024 sebanyak 6.3 juta orang. Pencapaian ini tertinggi Di tahun tahun Sebelumnya,Malahan Sebelumnya Covid-19.

“Wisata Internasional Bali sudah pulih dan bangkit melampaui pencapaian Sebelumnya Covid19. Kedua,jumlah wisnus tahun 2025 mencapai 9,28 juta orang,lebih rendah sebanyak 730 ribuan Di Tahun 2024 yang mencapai 10,12 juta orang,” kata, Koster.

Total wisman dan wisnus Tahun 2025 mencapai 16,3 juta orang lebih rendah Di 100.000 Di Tahun 2024 yang mencapai 10,4 juta orang. Secara total menurun sedikit. Sebagai destinasi wisata dunia, Bali masih destinasi Memikat Untuk Komunitas dunia.

Data ini sekaligus menjawab tidak benar Bali sepi. Jumlah wisman Melewati Cruise Di pelabuhan Benoa tahun 2025 mencapai Di 71.000 lebih tinggi Di Tahun 2024 yang jumlahnya 53.000 orang.

“Tahun 2026 perlu evaluasi Yang Terkait Di penurunan wisnus,apakah ada kaitan Di penurunan jumlah penerbangan Di Bali,mahalnya tiket,Topik Genangan Air,atau perubahan pola wisnus Di jalan udara Di jalan darat,” pungkas, Koster. (jay/jon)

Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Di Wisata Internasional Berkualitas, Jumlah Tabungan Wisatawan Masuk Bali Berencana Didata