TABANAN- Setelahnya Bupati Tabanan beserta DPRD Tabanan dan jajaran turun Hingga Jatiluwih, gilirn Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati bersama jajaran turun berdialog Didalam petani sekaligus melanjutkan penurunan seng maupun pagar plastik hitam yang masih terpasang, Selasa (6/1/2026).
Dialog Di Kapolres Tabanan Didalam 13 petani , Perbekel Jatiluwih I Nengah Kartika dan bendesa Jatiluwih berlangsung Di Gong Jatiluwih Restoran yang Sebelumnya Itu juga disegel Pansus TRAP
“Kami hadir Untuk menindaklanjuti permasalahan yang terjadi serta telah Membahas Didalam Bupati Tabanan dan Sekda Tabanan. Kehadiran kami bertujuan Untuk menjaga agar situasi tetap kondusif,” ucap Kapolres Bayu Pati membuka pembicaraan .
Kapolres mengatakan, berdasarkan hasil Pertemuan, disepakati bahwa permasalahan Yang Terkait Didalam 13 akomodasi yang disegel Pansus TRAP agar dapat segera diselesaikan. Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama pihak Yang Terkait Didalam Akansegera bersama-sama mencarikan solusi agar proses penyelesaian dapat berjalan lebih cepat, aman, dan lancar.
“Yang Terkait Didalam Didalam pemasangan seng dan plastik berdampak Pada sektor Wisata Internasional, Supaya Bupati Tabanan Akansegera mengupayakan solusi terbaik guna meminimalisir dampak tersebut,” sebutnya .
Bendesa Adat Jatiluwih Di intinya menyampaikan bahwa terdapat Kelompok Jatiluwih yang dilaporkan Yang Terkait Didalam pembakaran sekam padi, dan akibat Untuk kejadian tersebut telah dilakukan pelaporan Hingga Polres Tabanan. Bendesa Adat Jatiluwih juga memohon kepada Kapolres Tabanan agar dapat menjaga Perlindungan dan kenyamanan Daerah.
“Kami berharap pihak kepolisian dapat bersama-sama meredam permasalahan guna menciptakan situasi yang kondusif, Supaya Kegiatan Wisata Internasional dapat tetap berjalan,” pintanya.
Perbekel Jatiluwih I Nengah Kartika mengajak Kelompok agar bijak Untuk bermedia sosial. Diharapkan kedepannya sektor Wisata Internasional dapat berjalan Didalam baik dan Kelompok dapat melaksanakan Kegiatan sehari-hari Didalam aman dan nyaman.
“Yang Terkait Didalam adanya kesalahpahaman, diharapkan agar permasalahan disampaikan terlebih dahulu kepada kami Untuk dicarikan solusi terbaik secara musyawarah,” kata Perbekel Kartika.
Menyambut Baik berbagai hal yang disampaikan Kapolres tabanan mengatakan Akansegera melaksanakan mediasi Di pihak pelapor dan terlapor Yang Terkait Didalam pelaporan pembakaran sekam.
“Yang Terkait Didalam postingan Di media sosial, kami menyarankan agar dihapus guna mencegah permasalahan berkelanjutan, serta mengimbau agar saling memaafkan dan menahan diri. Mari kita sama-sama saling menjaga situasi dan bersama-sama mencari solusi terbaik,” ajaknya.
Setelahnya melakukan dialog, petani telah melaksanakan pencabutan seng, dan dipantau langsung Kapolres Tabanan, Perbekel dan Bendesa Adat Jatiluwih berjalan aman dan kondusif. (jon)
Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Giliran Kapolres Tabanan dan Jajaran Turun Hingga Jatiluwih











