Mengetahui adanya dampak tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung langsung bergerak melakukan perapian. Atas kerusakan dialami, tulisan yang menjadi salah satu ikon Mutakhir Ke Pantai Kuta itu terpaksa dibongkar. “Paginya kami ketahui, langsung kami eksekusi pembersihan,” ungkap Plt Kepala Dinas PUPR Badung, AA Rama Putra.
Bagi perbaikannya, pria yang akrab disapa Gung Rama ini menyarankan Bagi menghubungi Dinas Wisata Internasional (Dispar) Kabupaten Badung. Sebab sepengetahuan dia, itu sudah menjadi ranah Dispar Badung.
Sambil Itu terpisah, Kepala Dispar Badung, I Nyoman Rudiarta menyebut bahwa Ke Pada ini aset tersebut statusnya belumlah diserahkan Hingga Dispar Badung. Karenanya, dia mengarahkan agar mengkonfirmasi hal tersebut Hingga Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Kita menunggu penyerahan. Nanti coba kami koordinasikan dahulu,” singkatnya.
Ke sisi lain, Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana berharap agar kerusakan yang terjadi dapat segera diperbaiki. Tentunya Bersama kekuatan yang lebih baik, Agar tidak lagi rusak meski diterpa angin kencang. “Tulisan itu sudah menjadi semacam ikon Mutakhir Bagi Pantai Kuta. Kami harap itu dapat segera diperbaiki,” harapnya. (adi)
Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Ikon Tulisan “KUTA BEACH” Rusak Diterpa Angin Kencang











