Karena Itu Catatan Sejarah, Kantor Desa Saba Akhirnya Mulai Dibangun

 

GIANYAR – Karena Itu catatan sejarah, Pemerintah Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, resmi memulai pembangunan kantor desa Bersama Melakukan upacara peletakan batu pertama, Jumat (1/5/2026).

Momentum ini menjadi tonggak sejarah Mutakhir Setelahnya puluhan tahun pelayanan pemerintahan desa berlangsung Ke atas tanah pinjaman warga.

Perbekel Desa Saba, I Ketut Rendhana, didampingi Ketua BPD I Made Mudiardana dan Ketua LPM I Made Airawan, menjelaskan pembangunan kantor desa dilakukan secara bertahap. Proses diawali Bersama pembelian lahan Ke Banjar Banda, yang Setelahnya Itu dilanjutkan Bersama pembangunan fisik Lewat mekanisme terbuka dan transparan.

“Kami pastikan seluruh proses berjalan transparan, mulai Bersama pengadaan tanah menggunakan appraisal hingga pembangunan Bersama tender terbuka,” tegas Rendhana.

Di ini, keterbatasan status lahan membuat pemerintah desa tidak dapat melakukan perbaikan maksimal.

Situasi kantor pun kerap memprihatinkan, terutama Di musim hujan Sebab sering bocor. Justru, Karya pemerintahan kerap terganggu Sebab keterbatasan ruang.

“Untuk Diskusi saja kami sering meminjam tempat. Kalau dilakukan Ke kantor, pelayanan administrasi Karena Itu terganggu Sebab ruangannya menyatu,” ungkapnya.

Pembangunan gedung ini dilakukan bertahap. Direncanakan Berencana bisa ditempati akhir tahun 2027.

Upacara peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri perwakilan Organisasi Alat Daerah (OPD) Kabupaten Gianyar, Ke antaranya Dinas PMD, Inspektorat, PUPR, dan Perkim. Hadir pula Ketua Forum Perbekel, para perbekel se-Kecamatan Blahbatuh, serta Forum BPD Kabupaten Gianyar dan Muspika Blahbatuh.

Kepala Dinas Pemerdayaan Kelompok dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, I Gede Daging, Untuk sambutannya menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan kantor desa tersebut.

Ia mengakui Situasi kantor lama sudah tidak lagi representatif seiring meningkatnya tugas dan fungsi desa pasca berlakunya Undang-Undang Desa.

“Di pertama menjabat, saya melihat langsung Situasi kantor Desa Saba dan memang sudah mendesak Untuk diperbaiki. Sebab itu, kami Mendorong desa menyiapkan dana cadangan Bersama Untuk hasil Pph kabupaten,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi Di pemerintah desa, Kelompok, tokoh adat, hingga pihak swasta yang berinvestasi Ke Daerah tersebut.

Dukungan swasta pun terlihat nyata Untuk pembangunan ini. Sejumlah pengusaha turut Memberi kontribusi, Ke antaranya pemilik jaringan usaha Bersama-Bersama Krisna Bersama-Bersama Khas Bali Ajik Krisna sebesar Rp100 juta, Villa Lila Cita Rp5 juta, serta Bank BPD Bali sebesar Rp10 juta.

Rendhana berharap partisipasi berbagai pihak terus Datang Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan kantor desa tersebut.

“Kami harap Dukungan Bersama pihak lain juga terus bertambah agar pembangunan ini bisa berjalan lancar dan tuntas sesuai harapan,” pungkasnya. (jayy)

 

 

Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Karena Itu Catatan Sejarah, Kantor Desa Saba Akhirnya Mulai Dibangun

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่