Masjid Agung Al Fathu dan Jejak Sejarah Hijrah Ibu Kota Kabupaten Bandung



Kabupaten Bandung

Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar menggema Ke Masjid Agung Al Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung. Ayat Untuk ayat terdengar merdu Melewati pengeras suara yang terdengar lantang Ke Di suasana bulan Ramadan.

Beberapa warga terlihat Di bertadarus dan membaca Al-Qur’an Ke sudut-sudut masjid. Petugas yang ada Ke masjid pun tampak bersemangat membersihkan debu Ke setiap sela bangunan.

Warga lainnya tampak Di beristirahat sejenak Ke Di hiruk-pikuk kehidupan yang keras. Udara yang sejuk merasuk Hingga setiap ruangan yang ada Ke Untuk masjid.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bangunan masjid tersebut Memperoleh ornamen layaknya masjid yang berada Ke Daerah Timur Di. Tampak bangunannya berwarna putih dan dilengkapi motif-motif Bersama warna krem.

Ke area luar masjid terdapat taman dan tempat duduk yang kerap digunakan Kelompok Sebagai beristirahat. Setelahnya Itu Ke Dibagian utara masjid, terdapat sebuah jembatan gantung yang terhubung langsung Bersama gedung Mal Pelayanan Publik (MPP).

Pembangunan masjid tersebut berbarengan Bersama momentum perpindahan ibu kota Kabupaten Bandung yang semula Ke Daerah kotamadya Hingga Baleendah. Akan Tetapi, Daerah Baleendah batal menjadi ibu kota Lantaran salah satu faktor utamanya adalah kerawanan Bencana Alam.

Setelahnya itu, Soreang dipilih menjadi ibu kota Kabupaten Bandung yang diperkuat Bersama adanya Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1986. Periode tersebut berbarengan Bersama proses pembangunan Masjid Agung Al Fathu.

Bangunan Masjid Agung Al Fathu Soreang, Kabupaten Bandung. Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Al Fathu, KH Agus Qustholany mengatakan, pembangunan Masjid Agung Al Fathu berkaca dan terinspirasi Bersama peristiwa besar Untuk sejarah Islam. Salah satunya adalah peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW Bersama Makkah Hingga Madinah.

“Iya ini terinspirasi Bersama hijrah Rasulullah SAW Bersama Makkah Hingga Madinah. Pembangunan masjid (Al Fathu) pun terjadi Di perpindahan, yakni ibu kota Kabupaten Bandung Bersama Daerah kota madya Hingga Soreang,” ujar Agus Di ditemui Ke lokasi, Senin (23/2/2024).

Bangunan masjid tersebut Merasakan perkembangan setiap tahunnya. Awalnya, masjid ini berdiri tanpa menggunakan kubah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat Setelahnya Itu memberi Pemberian kepada DKM Agung Al Fathu Sebagai melaksanakan renovasi, termasuk pemasangan kubah Ke tahun 2007 silam.

Masjid tersebut berada Ke kompleks perkantoran Pemkab Bandung, Agar Untuk kesehariannya kerap dipenuhi Bersama para Aparatur Sipil Bangsa (ASN). Akan Tetapi, masjid tersebut juga kerap didatangi Kelompok Bersama berbagai Daerah Kabupaten Bandung, Malahan luar Lokasi.

“Kalau yang beribadah Hingga sini mah Bersama mana-mana. Karena Itu tidak hanya ASN yang kerja Ke sini, kadang wisatawan yang beres istirahat pun suka beribadah Ke sini,” katanya.

Agus mengungkapkan, kegiatan Di bulan Ramadan pun mulai Meresahkan Ke masjid tersebut. Hal itu ditandai Bersama banyaknya permintaan Bersama sekolah, madrasah, komunitas, maupun ormas Islam Sebagai Merasakan izin Melakukan kegiatan Ke Masjid Al Fathu Pada Ramadan.

“Banyak yang ingin Melakukan kegiatan Ke Masjid Al Fathu. Kegiatan-kegiatan itu, seperti pesantren kilat, dan pengajian. Kami pun kerap menyalurkan titipan Bersama Kelompok yang Menyediakan sedekah berupa takjil,” jelasnya.

Masjid Agung Al Fathu rutin menjadi tempat pengajian dan pesantren kilat Pada bulan Ramadan. Malahan, masjid tersebut menjadi titik sentral agenda religi tingkat kabupaten, termasuk peringatan Nuzulul Qur’an.

“Kalau agenda rutin Pada bulan Ramadan mah ya pengajian rutin sama pesantren kilat aja,” bebernya.

Dia menambahkan, pemeliharaan kebersihan sarana dilakukan secara intensif Ke sepanjang hari. Pengecekan pengeras suara pun terus dilakukan agar fungsi teknisnya tetap terjaga.

“Iya kalau Pada Ramadan kami sudah bersiap Sebelum jauh hari agar umat bisa beribadah Bersama khusyuk, meski persiapannya kami lakukan secara proporsional dan tidak berlebihan,” pungkasnya.

(iqk/iqk)

Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Masjid Agung Al Fathu dan Jejak Sejarah Hijrah Ibu Kota Kabupaten Bandung

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่