BADUNG – Pantai Jerman adalah salah satu pesisir barat Hingga Daerah Kabupaten Badung. Hingga Ditengah berkembangnya kunjungan wisatawan, bentang pantai Hingga Kecamatan Kuta ini turut menjadi korban datangnya sampah kiriman.
Pengelola Pantai Jerman, I Ketut Werka mengatakan, sampah kiriman sesungguhnya sudah terpantau menepi Dari awal Desember 2025 lalu. Tetapi Untuk tingginya volume yang menepi, kabarnya Terbaru terjadi Dari Sabtu (17/1/2026) lalu.
“Ini benar-benar luar biasa. Seperti lautan sampah. Pada sepuluh tahun, Terbaru kali ini saya melihat Situasi seperti ini,” sebutnya dihubungi Minggu (18/1/2025). Untuk jenis, adalah didominasi Dari sampah organik, termasuk yang berupa kayu berukuran besar. Hingga Di yang sudah menepi, katanya banyak juga sampah yang masih terapung-apung Hingga perairan.
Atas Situasi ini, Werka tidak memungkiri bahwa pihaknya cukup kewalahan jika harus melakukan penanganan secara mandiri. Sebab itulah, pihaknya menyampaikan peristiwa tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung.
Terpisah, Plt Kepala DLHK Badung, Made Rai Warastuthi membenarkan bahwa Pantai Jerman adalah salah satu bentang pantai yang Di Berjuang Didalam datangnya sampah kiriman Didalam volume cukup tinggi. Pun tidak dipungkirinya, kebanyakan Hingga antaranya berupa kayu besar, bambu, dan akar pohon. “Kalau dilihat Di ketebalannya, kurang lebih 200 ton,” sebutnya.
Berkenaan Didalam Situasi yang tidak biasa itu, DLHK Badung katanya telah menyiagakan dua alat berat Hingga Pantai Jerman Dari Sabtu (17/1). Upaya penanganan dirasa cukup menantang, selain Dari pasang surut air laut, juga adanya pipa pengisian pasir yang melintang. (adi,dha)
Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Sampah Kiriman Menepi Hingga Pantai Jerman, Terekstrem Pada 10 Tahun Terakhir











