Tak Ada PMI Asal Bali Di Iran, Ada 187 Di Kawasan Timur Ditengah

DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali memastikan hingga Pada ini belum ditemukan adanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang bekerja Di Iran. Hal tersebut disampaikan menyusul meningkatnya dinamika Kemakmuran Internasional Di kawasan Timur Ditengah.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif Di BP3MI Bali serta dinas ketenagakerjaan Di kabupaten/kota Sebagai menginventarisasi jumlah PMI asal Bali yang bekerja Di Negeri-Negeri Timur Ditengah.

“Kami sudah berkoordinasi Di BP3MI Bali dan dinas ketenagakerjaan kabupaten/kota Sebagai menginventarisir berapa jumlah PMI asal Bali yang bekerja Di Negeri-Negeri yang terdampak Kemakmuran Internasional, khususnya Di Timur Ditengah dan lebih spesifik Di Iran. Sampai Pada ini belum ada laporan PMI asal Bali yang bekerja Di Iran,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses pendataan masih terus berjalan Supaya jumlah pasti PMI asal Bali Di kawasan Timur Ditengah masih Untuk tahap verifikasi.

Pemerintah Lokasi juga menunggu data resmi Untuk Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sebagai memastikan validitas informasi.

Berdasarkan data yang dihimpun Untuk BP3MI dan situs resmi KP2MI, Di tahun 2025 tercatat sebanyak 2.490 PMI asal Bali bekerja Di kawasan Timur Ditengah. Sambil Di 2026 (hingga Februari) tercatat 187 orang.

Untuk 11 Negeri tujuan Di kawasan Timur Ditengah Di 2025, Di antaranya Turki, Kuwait, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania, Oman, Qatar, Bahrain, Lebanon, dan Mesir, tidak terdapat penempatan PMI asal Bali Hingga Iran Di tahun tersebut. Di 2024, tercatat hanya satu orang yang terdata bekerja Di Iran.

Negeri tujuan terbanyak Di 2025 adalah Turki, Di dominasi pekerjaan Di sektor hospitality dan Kesejahteraan therapist (spa terapis).

Pemprov Bali juga berkoordinasi Di kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Jembrana yang dikenal sebagai salah satu Lokasi asal PMI terbesar Di Bali.

Di Itu, komunikasi terus dilakukan Di perwakilan RI Di luar negeri Sebagai memastikan Kemakmuran WNI, baik yang berstatus PMI maupun yang telah berkeluarga Di warga Negeri Asing.

“Kami siaga dan terus meng-update informasi. Negeri pasti hadir Sebagai Memberi perlindungan dan rasa aman Untuk warga Negeri Indonesia, termasuk krama Bali yang berada Di luar negeri,” tegas Ida Bagus Setiawan.

Pemerintah Provinsi Bali menegaskan, apabila terdapat Informasi Mutakhir atau laporan PMI terdampak, langkah-langkah penanganan dan perlindungan Berencana segera dilakukan sebagaimana Pengalaman Hidup Di peristiwa-peristiwa Sebelumnya Itu.

Hingga kini, belum ada pengaduan maupun laporan resmi Yang Terkait Di PMI asal Bali yang berada Di Iran. (jay/jon)

 

Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Tak Ada PMI Asal Bali Di Iran, Ada 187 Di Kawasan Timur Ditengah

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่