Pasuruan –
Berbagai cara bisa dilakukan Bagi melestarikan menanamkan kecintaan anak-anak kepada Kebiasaan dan Kebiasaan Global lokal. Salah satunya Didalam Gerebek Syawal yang dilakukan Hingga SDN Randusari, Kota Pasuruan.
Untuk kegiatan ini, para siswa mengenakan Pengganti tradisional melakukan kirab gunungan yang dibuat Didalam ketupat. Uniknya, kerupuk yang dijadikan gunungan tidak berisi nasi atau lontong seperti umumnya. Tapi berisi uang dan peralatan sekolah.
Kirab dimulai Untuk halaman SD. Ratusan siswa Setelahnya Itu membawa gunungan keliling dan kembali Hingga sekolah.
Gunungan ketupat Setelahnya Itu didoakan. Setelahnya doa, para siswa berebut Memutuskan ketupat. Seru. Tawa dan canda mewarnai rebutan ketupat.
Kepala SDN Randusari, Yuli Winanti, mengatakan pihak sekolah mengumpulkan cangkang ketupat Untuk para wali murid. Setelahnya Itu pihak sekolah mengisinya Didalam alat-alat sekolah seperti penghapus, permen hingga uang.
“Kirab ini sebagai upaya melestarikan Kebiasaan Global, mengenalkan Hingga anak-anak Dari dini,” kata Yuli, Sabtu (4/4/2026).
Yuli mengapresiasi para wali murid dan segenap dewan guru yang mendukung kirab. Sebanyak 343 lebih orang yang terlibat Untuk kirab tersebut.
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Unik, Sekolah Hingga Pasuruan Kirab Kertupat Berisi Uang-Perlengkapan Belajar







