Gianyar -
Ogoh-ogoh bertajuk ‘Sedap Malam’ karya Ida Bagus Nyoman Surya Wigenem alias Gusman Surya viral Hingga media sosial (medsos). Warganet mengaitkan ogoh-ogoh itu Bersama sosok Angeline Megawe, gadis cilik yang ditemukan tewas Hingga Di rumahnya Hingga Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, 11 tahun silam.
Gusman Surya mengaku Terbaru mengetahui hal tersebut Setelahnya ogoh-ogohnya viral Hingga medsos. Akan Tetapi, dia menegaskan ogoh-ogoh ‘Sedap Malam’ tidak ada kaitannya Bersama kisah kematian Angeline.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya Terbaru tahu dua hari ini Pada viral. Memang dikira soal Tindak Kejahatan itu, tapi ini nggak ada hubungannya,” ujar Gusman Pada ditemui detikBali Hingga Tampaksiring, Gianyar, Bali, Sabtu (21/3/2026).
Ogoh-ogoh ‘Sedap Malam’ divisualisasikan sebagai sosok bocah berambut panjang yang hanya mengenakan celana Di berenda putih kusam sembari memegang seikat bunga sedap malam. Kepalanya sedikit menunduk Bersama sorot mata sinis.
Gusman memberi proporsi yang pas Ke anatomi dan ekspresi ogoh-ogoh berkarakter seorang bocah tersebut. Gusman menuturkan ogoh-ogoh itu terinspirasi Bersama bunga sedap malam yang Menerbitkan energi ketika matahari terbenam.
“Bunga sedap malam tercium wangi hanya Pada malam hari. Aura mistisnya terasa,” tutur Gusman.
“Dibagian mata saya warnai hitam glosy (mengkilat) supaya memantulkan sinar. Agar seolah-olah pandangan mata ogoh-ogoh mengikuti orang yang melihat,” imbuhnya.
Proses Penggarapan 2 Pekan
Gusman menuturkan ogoh-ogoh ‘Sedap Malam’ dirancang Bersama Konsep realis khas Tampaksiring. Proses pembuatannya tergolong singkat, hanya Disekitar dua pekan.
Menurutnya, penggarapan ogoh-ogoh ‘Sedap Malam’ Memiliki tantangan tersendiri. Gusman dituntut menampilkan sosok anak kecil Bersama anatomi tubuh yang tidak berlebihan. Berbeda Bersama karya ogoh-ogoh Sebelumnya Itu yang lebih sering memvisualkan tubuh orang dewasa.
“Ogoh-ogoh Bersama berbagai anatomi sudah pernah saya buat. Orang tua, orang kekar, orang gemuk, kurus, sudah pernah. Membuat ogoh-ogoh karakter anak kecil ternyata sulit,” ujarnya.
Gusman mengatakan ogoh-ogoh setinggi 2,8 meter itu sengaja dibuat Sebagai anak-anak Banjar Kelodan, Tampaksiring. ‘Sedap Malam’ diarak bersama ogoh-ogoh Sekaa Teruna (ST) Sentana Luhur Pada malam pengerupukan Ke Rabu (18/3) lalu.
Diketahui, ogoh-ogoh ‘Sedap Malam’ sudah Melewati prosesi pralina atau diupacarai berdasarkan kepercayaan warga setempat. Rencananya, ogoh-ogoh itu Berencana dibongkar dan dibakar bulan Di.
“Intinya, ogoh-ogoh ini tidak ada hubungannya Bersama Tindak Kejahatan Angeline. Saya tidak Bisa Jadi membuat ogoh-ogoh yang terinspirasi Bersama seseorang yang sudah meninggal. Biarlah dia (Angline) Tenteram Hingga alam sana,” pungkas Gusman.
(iws/iws)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Viral Ogoh-Ogoh ‘Sedap Malam’ Karya Gusman Surya, Yang Terkait Bersama Kematian Angeline?











