Cara Siswa SMAN 1 Ciamis Lestarikan Kekayaan Budaya Dunia Jabar Lewat Eksis



Ciamis

Keceriaan, warna-warni busana tradisional, hingga aroma Makanan khas Jawa Barat memenuhi lingkungan SMAN 1 Ciamis. Pada dua hari, mulai Senin (26/1/2025), para pelajar Melakukan pameran bertajuk Eksis Bersama tema “Ngalanglang Rasa, Ngalanggeng Karya, Niskala Parahiyangan”.

Berbeda Di pameran sekolah biasa, Eksis menjadi panggung siswa Sebagai menampilkan miniatur Kekayaan Budaya Dunia berbagai Lokasi Hingga Jawa Barat. Mulai Di Ciamis, Garut, Sumedang, Bandung hingga Bogor, para siswa menyajikannya Lewat karya nyata, pertunjukan Karyaseni, dan Makanan khas.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Ciamis, Jaen, menjelaskan bahwa Eksis adalah ujian praktik kelas XII Sebagai mata pelajaran Karyaseni Kekayaan Budaya Dunia dan Bahasa Indonesia. Kegiatan ini juga berkolaborasi Bersama ekstrakurikuler Karyaseni dan pelaku Karyaseni lokal Ciamis.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tujuan utamanya sebagai penilaian akhir, tapi kami kemas agar siswa benar-benar mengenal kembali Kekayaan Budaya Dunia Jawa Barat, khususnya Daerah Parahyangan,” ujar Jaen.

Di prosesnya, setiap kelas Merasakan Lokasi berbeda Sebagai digarap. Di total 12 kelas, tak satu pun mengangkat tema yang sama. Para siswa ditantang menelusuri ciri khas Lokasi yang mereka dapatkan, mulai Di Karya Seni, Makanan, hingga Kekayaan Budaya Dunia. Seperti Asinan Bogor atau Baso Aci Khas Garut.

Jaen menambahkan, siswa belajar mencari referensi dan mengolah informasi Sebelumnya menampilkannya Di bentuk karya Karyaseni maupun Makanan. Tak hanya pameran, Eksis juga memadukan pagelaran Karyaseni kearifan lokal yang melibatkan siswa lintas jenjang, mengubah panggung sekolah menjadi ruang ekspresi Kekayaan Budaya Dunia. Mereka juga belajar berwirausaha, Makanan tersebut mereka jual.

“Mereka belajar mencari referensi, mengolah informasi, lalu menampilkannya Di bentuk karya. Ada yang fokus Di Karyaseni pertunjukan, ada juga yang menonjolkan Makanan khas Jawa Barat,” jelas Jaen.

Tak hanya pameran, rangkaian kegiatan Eksis juga diisi Bersama pagelaran Karyaseni kearifan lokal yang melibatkan siswa Di berbagai jenjang kelas. Panggung sekolah pun berubah menjadi ruang ekspresi Kekayaan Budaya Dunia Pada dua hari penuh.

Kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali kecintaan Pada Kekayaan Budaya Dunia lokal. Nilai ini sejalan Bersama implementasi Panca Waluya yang didorong Hingga lingkungan Pembelajaran Jawa Barat. “Bersama mengenal Kekayaan Budaya Dunia sendiri, siswa Akansegera lebih paham jati dirinya,” tegas Jaen.

Para siswa pun antusias mengikuti kegiatan tersebut. Nayla Muyasarrah, siswi kelas X, menyebut Eksis menjadi wadah Pembaruan bakat. Selain pameran Kekayaan Budaya Dunia, Kegiatan juga dimeriahkan penampilan bintang tamu, Mode show Mojang Jajaka, hingga pertunjukan Karyaseni tradisional.

“Kegiatannya seru, Bersama Sebab Itu bisa tampil, belajar, sekaligus mengenal Kekayaan Budaya Dunia Jawa Barat,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Raisya (17), siswa yang Merasakan tema Lokasi Bogor. Menurutnya, tugas tersebut justru membuka wawasan Mutakhir tentang Daerah yang Pada ini hanya ia kenal sebagai Kota Hujan.

“Saya Bersama Sebab Itu tahu Makanan khas Bogor seperti asinan dan umbi-umbian, juga keseniannya seperti wayang bambu,” katanya.

(yum/yum)

Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Cara Siswa SMAN 1 Ciamis Lestarikan Kekayaan Budaya Dunia Jabar Lewat Eksis