Situbondo –
Ada Kebiasaan Menarik Perhatian yang masih lestari Hingga Kabupaten Situbondo Untuk menyambut Tahun Mutakhir Islam. Hingga Pondok Pesantren Nurul Huda, Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, pergantian tahun Hijriah dirayakan Bersama Kebiasaan minum susu putih.
Kebiasaan tersebut diikuti para santri Bersama penuh antusias. Tak hanya santri, warga Di pondok, alumni, hingga wali santri juga turut meramaikan momen yang setiap tahun selalu dinanti itu.
Pantauan Hingga lokasi, para peserta tampak berebut Untuk Merasakan susu putih yang telah disiapkan sebagai Dibagian Bersama rangkaian peringatan 1 Muharram.
“Katanya minum susu putih Di malam 1 Muharam simbol awal tahun Mutakhir yang bersih, dan penuh kebaikan,” kata salah seorang santri, Miftahul Huda, kepada detikJatim, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, momen ini selalu dinantikan santri dan warga Di pondok pesantren setiap tahun. Sebab, Untuk anggapan mereka susu diyakini merupakan metafora kesucian.
“Susu putih menjadi simbol kebersihan dan Minuman Bergizi Untuk tahun yang putih, bersih, dan dipenuhi kebaikan,” imbuhnya
Bersama sebab itu, terangnya momentum 1 Muharam selalu ditunggu-tunggu Bersama para santri agar bisa minum susu tersebut.
Terpisah, Pengasuh Ponpes Nurul Huda, Habib Muhammad Taufik bin Musthofa Al-Jufri mengatakan, ada makna spiritual mendalam Hingga balik pemilihan susu putih.
“Maka, kami Bersama pondok pesantren sini rutin Melakukan kegiatan ini setiap memasuki tahun Mutakhir Islam,” bebernya.
Diungkapkan lebih jauh, Kebiasaan minum susu putih ini juga sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar perjalanan hidup, rezeki, dan amal ibadah Hingga tahun yang Mutakhir.
“Agar senantiasa putih bersih, suci, dan diberkahi Allah SWT,” tandas Habib Muhammad.
Di momentum Kebiasaan tersebut, Habib Muhammad juga menyelipkan doa khusus Untuk keselamatan dan Perlindungan bangsa Indonesia.
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Mengintip Kebiasaan Minum Susu Putih Hingga Ponpes Situbondo Sambut 1 Muharam











