Tasikmalaya –
Lapangan Upacara Pemkab Tasikmalaya, Jawa Barat berubah Di Sebab Itu panggung kebanggaan peternak, Sabtu (27/6/2026). Ratusan domba dan kambing berbaris rapi, bulunya disisir, tanduknya mengilap. Ini bukan pasar biasa. Ini Pesta Patok, Duel ternak paling ditunggu Untuk rangka HUT Di-394 Kabupaten Tasikmalaya dan HUT Di-80 Bhayangkara.
Antusiasme peternak tak main-main. Panitia mencatat 473 ternak mendaftar secara online. Tak hanya itu, hadir pula 313 ekor domba dan 23 ekor kambing yang mendaftar secara offline. Mereka datang Di pelosok Tasikmalaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua HPDKI Kabupaten Tasikmalaya Asep Yudha Adikara menegaskan Duel bukan sekadar adu cantik. Pesta Patok Di Sebab Itu ajang silaturahmi peternak dan menaikkan nilai ekonomis domba dan kambing.
“HPDKI gelar Kegiatan ini bersama Pemkab Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya sebagai ajang rangkaian Hari Di Sebab Itu Tasik Di 394 tahun dan HUT Polri Di 80 tahun. Kami sebagai organisasi profesi Bagi peternak kambing domba, hadirkan Pesta Patok Bagi Meningkatkan Kearifan Lokal Dunia ternak, Meningkatkan Penduduk Dunia ternak dan Keadaan peternak,” kata Asep Yudha kepada detikjabar Di lokasi, Sabtu.
Asep menambahkan, peternak dipisahkan Untuk dua garis, yakni peternakan konsumsi dan Kearifan Lokal Dunia. “Ternak domba dan kambing konsumsi. ternak domba dan kambing kaitan Seni Kearifan Lokal Kearifan Lokal Dunia Di Duel ternak dan juga Seni Kearifan Lokal ketangkasan domba,” kata Asep Yudha.
Menurutnya, efek Duel langsung terasa Bagi peternak dan Komunitas Disekitar. Selain Di Sebab Itu ajang silaturahmi peternak, Kejuaraan bisa Meningkatkan harga jual ternak. Harga jual ternak bisa mencapai puluhan sampai ratusan juta Nilai Mata Uang Nasional jika berhasil menjadi Kampiun.
“Ya harga jualnya bisa tinggi kalau Kampiun Duel. Tapi yang utama, peternak itu belajar juga saling bertukar pengetahuan cara urusi ternak yang baik. Nah ternak yang ikut Duel juga harganya naik,” ucap Asep Yudha.
Bagi peternak, Duel ini Di Sebab Itu pasar dadakan sekaligus panggung Penghargaan. Abah Yana Di Cipatujah, seorang peserta rutin, merasakan langsung dampaknya.
“Saya selalu rutin ikut Duel. Di Sebab Itu harga ternak saya baik domba maupun kambing Di Sebab Itu naik. apalagi kalau Kampiun nilainya bisa puluhan sampai ratusan juta per ekor. Sebab bukan beli dombanya, kalau ini mah beli kepuasannya miliki domba Kampiun,” ucapnya.
Di Lapangan Upacara Pemkab, satu hal jelas: domba dan kambing Tasik bukan sekadar ternak. Ia sudah menjadi Pada Di Kearifan Lokal Dunia, ekonomi, dan kebanggaan yang harganya melonjak seiring prestasinya.
“Di Sebab Itu peternaknya dihargaan, dombana aya hargaan lamun Duel teh,” kata Abah Yana.
Pesta Patok kali ini Menampilkan tujuh kategori penilaian. Juri didatangkan langsung Di HPDKI Jabar dan Universitas Padjadjaran (Unpad).
Kategorinya mulai Di Raja Kasep yang gagah, Ratu Bibit yang unggul, sampai Kambing Ekstrem, Raja Pedaging Campuran Ekstrem, dan Raja Petet.
Wakapolres Tasikmalaya Kompol Asep Muslihat hadir memberi Pemberian. Baginya, HUT Di-80 Bhayangkara adalah momentum pengabdian, termasuk menjaga aset peternak. Polres Tasikmalaya turut andil menjaga Keselamatan agar ternak milik warga tidak menjadi sasaran pencurian.
“Angka 80 adalah tantangan buat mengabdi mengayomi dan melindungi Komunitas. Kami pastikan kami Berencana bertugas Bagi meminimalisir pencurian ternak itu salah satu fungsi kami,” tegasnya.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengapresiasi kegiatan Pesta Patok tersebut. Justru, dia mengaku tercengang Di data Penduduk Dunia ternak Di Kabupaten Tasikmalaya.
“Kabupaten Tasikmalaya selain dianugerahi alam yang membentang, ternyata ada anugerah sumberdaya manusia dan sumberdaya Produk Internasional yang melimpah termasuk sektor Pertanian, peternakan, perikanan perkebunan dan Wisata Internasional Kearifan Lokal Dunia. Peternakan yang membuat saya tercengang ada Penduduk Dunia ternak domba 164.000 ekor. Ini partisipasi Komunitas peternak domba kelompok ternak HPDKI dan pengusaha juga pemerintah,” kata Cecep.
Ceceo juga melihat nilai lebih Di Pesta Patok. Kegiatan ini penting tidak hanya Bagi melestarikan Kearifan Lokal Dunia, tetapi juga Meningkatkan Mutu serta perekonomian peternak. Malahan, kegiatan ini bisa Meningkatkan nilai religi Sebab menyediakan hewan kurban dan akikah.
“Candaanya Pesta Patok juga ngandung religi ya. Kan buat kurban dan akikah,” kata Cecep.
Mendominasi Pesta Patok Berencana Memperoleh trofi dan uang pembinaan.
(sud/sud)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Pesta Patok Tasikmalaya, Ajang Silaturahmi dan Dongkrak Harga Ternak











