Solo –
Sebanyak 6-7 ton apem dipersiapkan Bagi Kebiasaan tahunan Yaaqawiyyu Hingga Kecamatan Jatinom, Klaten. Panitia Berkata apem-apem itu sumbangan Bersama berbagai Daerah, tidak hanya Bersama Klaten.
“Ada Bersama Boyolali, ada Bersama Sukoharjo, Malahan Bersama Magelang juga hadir Hingga sini, Bersama Semarang dan lainnya. Kalau Bersama Jatinom semua digerakkan Bersama lurah-lurahnya, dikumpulkan, diserahkan Hingga kami Lewat kecamatan,” kata Ketua Yayasan Pengelola Pelestari Peninggalan Kiai Ageng Gribig (P3KAG), Moh Ebta Tricahyo kepada awak media Hingga Jatinom, Minggu (12/7/2026).
“Tahun ini kita berharap (jumlah kue apem) bisa semaksimal Bisa Jadi, target kami tahun ini Hingga angka 6-7 ton. Ini Bersama panitia maupun Bersama sodaqoh warga Kelompok,” lanjut dia.
Ebta melanjutkan, peringatan puncak Yaaqawiyyu Berencana dihelat Di 31 Juli mendatang.
“Grebeg Ageng Saparan perayaan Kebiasaan, adat dan Kebiasaan Global penyebaran apem Yaaqawiyyu Kiai Ageng Gribig Jatinom Di tahun 2026 Bersama tetenger Ingaluhur Rinasa Trusthaning Gusti InsyaAllah jatuh Di hari Jum’at Wage, 31 Juli 2026/15 Sapar 1960 Be,” tuturnya.
Ebta menjelaskan, rangkaian peringatan Yaaqawiyyu bakal dimulai Di Kamis pekan ini (16/7). Berbagai kegiatan dilaksanakan, semaan Al-Qur’an hingga puncak Kegiatan yaitu penyebaran apem.
“Kegiatannya meliputi pembukaan, semaan Al-Qur’an, kirab Kebiasaan Global, sedekah apem, kenduri Seni Kearifan Lokal, sampai puncaknya tanggal 31 Juli 2026. Kelompok bisa hadir Di Kegiatan tersebut,” ujar dia.
Lestarikan Ajaran Luhur Kiai Ageng Gribig
Dikatakan Ebta, Yaaqawiyyu merupakan upaya Bagi melestarikan warisan Kiai Ageng Gribig, seperti nilai Kebiasaan Global hingga ajaran luhur.
“Ajaran-ajaran luhur yang beliau sampaikan bahwa sebagai pemeluk agama Islam harus takwa dan tawakal melaksanakan perintah dan menjauhi larangan, silaturahmi, menyantuni anak yatim, dan lainnya,” ucap Ebta.
Berikut jadwal rangkaian peringatan Yaaqawiyyu
1. Kamis 16 Juli 2026 menyambut tanggal 1 Sapar Ambuka Songsong Winadi eyang Kiai Ageng Gribig, pukul 16.00 WIB Hingga Makam Kyahi Ageng Gribig, Langgar Suran dan Lapangan Klampeyan
2. Semaan Al Qur’an dan khotmil Qur’an Rabu 22 Juli 2026 pukul 06.00 sampai 16.00 WIB Hingga Makam Kiai Ageng Gribig.
3. Pembukaan perayaan Yaaqawiyyu pasar malam Kamis 23 Juli 2026 pukul 15.30 WIB, berangkat Bersama kantor kecamatan Hingga Oro-oro Yaaqawiyyu, zikir tahlil Hingga makam Kiai Ageng Gribig.
4. Pengajian haul Kiai Ageng Gribig dan sholawat Al barzanji Kamis 23 Juli 2026 pukul 20.00- 22.00 WIB Hingga Makam Kiai Ageng Gribig.
5. Ngaji bareng ngopi malahan Jatinom dan ngaji dakwah Di Sabtu 25 Juli 2026 mulai pukul 20.00 WIB Hingga Masjid Alit Kiai Ageng Gribig.
6. Santi swaran Seni Kearifan Lokal Laras madya Rabu 29 Juli 2026 mulai pukul 20.00 WIB Hingga bangsal makam Kiai Ageng Gribig
7. Kirab Kebiasaan Global dan upacara serah terima gunungan apem Kamis30 Juli 2026 mulai pukul 13.30 WIB Bersama kantor kecamatan Hingga masjid alit Hingga masjid gede.
8. Malam Midodareni sedekah apem dan kenduri Seni Kearifan Lokal dan Santi Laras madya Kamis 30 Juli 2026 mulai pukul 19.30 WIB Hingga lapangan Klampeyan.
9. Puncak Kegiatan grebeg Ageng Saparan penyebaran apem Yaaqawiyyu Jumat 31 Juli 2026 mulai pukul 10.30 WIB Hingga panggung sebaran apem lapangan Klampeyan.
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: 6 Ton Apem Disiapkan Bagi Yaaqawiyyu, Sedekah Bersama Boyolali hingga Semarang











