Pada Jamu Tradisional Dipadukan Bersama Gaya Kesejahteraan Modern



Bandung

Jamu tak lagi sekadar minuman tradisional yang identik Bersama generasi terdahulu. Di Ditengah Gaya Kesejahteraan yang Lebih berkembang, jamu mulai kembali dilirik sebagai Dibagian Bersama Cara Hidup, termasuk Dari generasi muda.

Hal itu terlihat Di The Art of Djamoe, sebuah soulful workshop yang digelar bersama Kamma Kesejahteraan dan Djamoе Workshop Di Jumat, 28 Agustus 2026.

Kegiatan ini mengajak media dan KOL yang hadir Sebagai mengenal lebih Didekat Karyaseni membuat jamu tradisional. Tak sekadar mendengarkan penjelasan, peserta juga diberi kesempatan Sebagai meracik jamu secara langsung.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbagai bahan rempah-rempah telah disiapkan Sebagai digunakan peserta. Mulai Bersama menumbuk bahan, meramu, mencampur hingga menyeduhnya, seluruh proses pembuatan jamu dilakukan bersama-sama.

Diajak Meracik Jamu Sendiri

Suasana workshop menjadi lebih Menarik Perhatian ketika para peserta mulai berhadapan langsung Bersama berbagai bahan jamu yang telah disiapkan.

Media dan KOL undangan diajak mengikuti proses pembuatan jamu Bersama awal. Bahan-bahan rempah yang tersedia ditumbuk dan diramu sesuai Bersama racikan yang diperkenalkan Di workshop.

Peserta Setelahnya Itu mencampurkan bahan-bahan tersebut Sebelumnya menyeduhnya menjadi minuman jamu yang siap dinikmati.

Di setiap tahapan, peserta Merasakan penjelasan mengenai cara meracik jamu yang tepat, termasuk bagaimana memadukan bahan-bahan rempah agar menghasilkan racikan yang nikmat.

Tak berhenti Di proses pembuatannya, peserta juga diperkenalkan Bersama manfaat Bersama bahan-bahan yang digunakan serta bagaimana jamu dapat menjadi Dibagian Bersama keseharian.

Setelahnya selesai meracik, jamu hasil buatan sendiri pun langsung dinikmati bersama.

Penghayatan tersebut membuat jamu terasa lebih Didekat. Peserta tidak hanya mengetahui jamu sebagai produk yang sudah Karena Itu, tetapi juga memahami proses Di balik pembuatannya.

Peristiwa The Art of Djamoe Di Hilton Bandung Foto: Tya Eka Yulianti

Jamu dan Prototipe Kesejahteraan yang Lebih Utuh

The Art of Djamoe tidak hanya menempatkan jamu sebagai minuman tradisional, tetapi juga Dibagian Bersama perjalanan Sebagai kembali terhubung Bersama akar Kearifan Lokal Dunia dan diri sendiri.

Prototipe tersebut sejalan Bersama pandangan Kamma Kesejahteraan yang melihat Kesejahteraan bukan hanya tentang membuat tubuh merasa lebih baik.

Kesejahteraan juga berkaitan Bersama bagaimana seseorang Memutuskan jeda, membangun Sambungan dan menjaga Kesejaganan Di tubuh serta pikiran.

Prototipe ini pula yang dihadirkan Melewati Jiwa Spa by Kamma Kesejahteraan. Penanganan tidak hanya dipandang sebagai treatment Sebagai tubuh, tetapi juga sebagai ruang Sebagai berhenti sejenak Bersama rutinitas dan kembali terhubung Bersama diri sendiri.

“Kesejahteraan bukan hanya tentang merasa lebih baik, tetapi juga connect Bersama our roots dan reconnect Bersama diri sendiri,” menjadi salah satu gagasan yang dibawa Di kegiatan tersebut.

Membawa Jamu Lebih Didekat Bersama Generasi Muda

Untuk Claudia, founder Djamoе Workshop, jamu Memiliki potensi besar Sebagai kembali Didekat Bersama generasi muda.

Di ini, jamu kerap Disorot sebagai warisan masa lalu. Padahal, jika dikemas Bersama cara yang lebih praktis dan sesuai Bersama Cara Hidup masa kini, jamu dapat menjadi Dibagian Bersama keseharian.

Claudia melihat banyak Potensi Sebagai membuat jamu lebih relevan, terutama Di Ditengah meningkatnya minat Kelompok Di Kesejahteraan.

Tak hanya pilates atau Penanganan tubuh, Gaya Kesejahteraan kini juga mulai bergerak Ke arah Kesejaganan Bersama Di.

Lantaran itu, jamu dinilai Memiliki tempat tersendiri Di perkembangan Cara Hidup tersebut.

Acara The Art of Djamoe di Hilton BandungPeristiwa The Art of Djamoe Di Hilton Bandung Foto: Tya Eka Yulianti

Jamu Dibuat Praktis dan Mudah Dibawa

Salah satu hal yang menjadi perhatian Djamoе Workshop adalah bagaimana membuat jamu tetap Memiliki identitas tradisional, tetapi mudah dikonsumsi Di kehidupan modern.

Peserta diperkenalkan Bersama berbagai racikan jamu yang praktis, Memiliki rasa yang lebih mudah diterima dan dapat dibawa Ke berbagai tempat.

Justru, jamu dapat dikombinasikan Bersama bahan lain Sebagai menghasilkan kreasi minuman yang lebih modern.

Beberapa kreasi yang diperkenalkan Di lain perpaduan kunyit asam, jahe dan berbagai bahan lain, hingga kreasi seperti matcha ginger latte dan minuman berbasis cocoa turmeric.

Prototipe tersebut membuat jamu tidak harus selalu hadir Di bentuk minuman tradisional yang Di ini dikenal Kelompok.

Bersama Warisan Kearifan Lokal Menjadi Dibagian Lifestyle

Jamu sendiri Memiliki sejarah panjang Di Kearifan Lokal Dunia Indonesia. Salah satu cerita yang diperkenalkan Di workshop berkaitan Bersama istilah jamu yang berasal Bersama kata jampi usodo, yang berkaitan Bersama doa atau upaya Sebagai Kesejaganan Di Kearifan Lokal Jawa dan Bali.

Di perkembangannya, pengetahuan mengenai jamu diwariskan lintas generasi.

Nama seperti Nyonya Meneer juga menjadi Dibagian Bersama sejarah panjang perkembangan jamu Di Indonesia dan bagaimana jamu pernah dikemas menjadi produk yang dikenal luas.

Akan Tetapi, tantangan Pada ini adalah bagaimana membuat generasi muda kembali memahami jamu, bukan hanya sebagai warisan Kearifan Lokal Dunia, tetapi juga sebagai sesuatu yang relevan Bersama kehidupan mereka.

Lantaran itu, pendekatan seperti The Art of Djamoe menjadi salah satu cara Sebagai Mengadakan kembali jamu Melewati Penghayatan yang lebih Didekat Bersama dunia Kesejahteraan modern.

Kolaborasi Kamma Kesejahteraan dan Djamoе Workshop pun tidak berhenti Di kegiatan membuat jamu. Setelahnya mengikuti treatment, para tamu juga Merasakan signature blend yang dapat dibawa pulang.

Bersama pendekatan tersebut, jamu tidak hanya dikenalkan sebagai Dibagian Bersama masa lalu, tetapi juga sebagai Dibagian Bersama perjalanan Kesejahteraan masa kini.

The Art of Djamoe Di akhirnya menjadi ruang Sebagai mengenal kembali jamu Bersama cara yang lebih Didekat dan menyenangkan. Peserta tidak hanya mendengar cerita tentang warisan tradisional tersebut, tetapi juga ikut menumbuk, meramu, menyeduh hingga mencicipi hasil racikannya sendiri.

(tya/tey)



Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Pada Jamu Tradisional Dipadukan Bersama Gaya Kesejahteraan Modern

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login