Cianjur –
Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Polres Cianjur bakal menjadikan sejumlah lokasi yang menjadi saksi sejarah perjuangan kemerdekaan sebagai cagar Kearifan Lokal Dunia.
Sejarawan Cianjur Hendi Jo, mengatakan masih terdapat beberapa tempat bersejarah Di Cianjur yang belum menjadi cagar Kearifan Lokal Dunia. Padahal terjadi peristiwa yang heroik Di beberapa lokasi tersebut.
“Salah satunya Bekang, bekas kantor resimen Jepang yang lokasinya berada Di Di Kantor Kecamatan Cianjur. Itu belum Dari Sebab Itu Cagar Kearifan Lokal Dunia. Padahal Di tempat tersebut, bendera merah putih pertama kali dikibarkan secara resmi Dari kaum pemuda Di Cianjur,” kata dia, Senin (17/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, belum ada payung hukum yang menaungi, membuat lokasi tersebut kerap diubah dan terdapat beberapa Pada yang hilang.
“Salah satunya tugu perjuangan. Dulu ada Di situ, sekarang sudah hilang. Lantaran tidak ada payung hukum yang menaungi, belum dijadikan cagar Kearifan Lokal Dunia,” kata dia.
Di Di Itu, dirinya juga Ditengah Mendorong situs perjuangan Cisokan sebagai cagar Kearifan Lokal Dunia provinsi Jawa Barat. Di lokasi tersebut, pasukan perjuangan Di Cianjur, mulai Bersama Laskar, Polri, dan kelompok pemuda berhasil memukul mundur pasukan sekutu.
“Justru kisah perjuangan Di lokasi tersebut tercatat Untuk beberapa Literatur. Agar memang patut dijadikan cagar Kearifan Lokal Dunia provinsi, tidak hanya berstatus cagar Kearifan Lokal Dunia kabupaten,” kata dia.
“Tetapi sekarang masih terganjal proses Di Kodam Siliwangi. Kami sudah bersurat, tinggal menunggu jawaban agar bisa diproses Lebih Jelas Sebagai dijadikan Cagar Kearifan Lokal Dunia Propinsi Jawa Barat,” tuturnya.
Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu, mengatakan Sebagai tempat-tempat bersejarah Akansegera segera dijadikan cagar Kearifan Lokal Dunia sebagai bentuk Pengakuan atas para pahlawan yang telah berjuang memerdekakan dan mempertahankan kemerdekaan.
“Apalagi yang lokasi Di Di kantor kecamatan itu merupakan lokasi bendera merah putih pertama dikibarkan secara resmi Di Cianjur. Tentu Akansegera kami jadikan cagar Kearifan Lokal Dunia,” kata dia.
Di sisi lain, Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho, mengatakan pihaknya juga Akansegera menelusuri sejarah Yang Berhubungan Bersama 67 polisi pemberani yang mengibarkan bendera Di 16 Agustus 1945.
“Kami dapat informasi jika Sebelumnya secara resmi merah putih dikibarkan Di Cianjur. Ada pengibaran perdana Dari 67 polisi pemberani Di Cianjur Di 16 Agustus, tepat sehari Sebelumnya proklamasi. Kami Akansegera dalami sejarahnya,” kata dia.
Menurut dia, Polres Akansegera mendirikan tugu sebagai pertanda Aksi Massa Bersama para polisi pemberani tersebut.
“Kami Akansegera bangun tugu, Setelahnya Itu ditelusuri keturunan Bersama para polisi tersebut sebagai bentuk Pengakuan Bersama Polres Cianjur atas jasa mereka,” pungkasnya.
(yum/yum)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Lokasi Pengibaran Merah Putih Pertama Di Cianjur Bakal Dari Sebab Itu Cagar Kearifan Lokal Dunia











