Solo –
Hari ini, Rabu (16/9/2026) bertemu Di pasaran Legi. Di penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan Di 3 Bakdamulud 1960, berada Ke Tahun Be, Windu Sancaya dan Wuku Prangbakat.
Weton
Weton (hari kelahiran) Rabu Legi Memperoleh neptu 12. Pemilik weton ini ini Ke umumnya suka menolong, pekerja keras, tetapi mudah marah.
Pangarasan
Pangarasan Aras Kembang, artinya gampang tampa sihing panggedhe atau mudah Menyaksikan asihnya atasan atau pimpinan. Hal ini disebabkan Di perasaannya yang halus Supaya mengundang simpati banyak orang atau memesona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pancasuda
Adapun Pancasuda Sumur Sinaba, bermakna dadi pangungsening kapinteran atau pandai dan berwawasan luas Supaya ia sering dicari orang Sebab petuah dan nasihatnya, serta banyak pengetahuannya.
Wuku Prangbakat
Lambang dewanya Rêsi Warabisma, kaku hatinya, pekerja keras, tak pernah ragu, cekatan, pemalu. Kaki depannya menyelup Ke air. Perkataannya kendor Ke Didepan, tapi keras Ke Di.
Wuku ini juga Memperoleh karakter seperti pohon tirisan atau kelapa yang panjang umur, serba kecukupan sandang-pangannya serta kuat bicaranya.
Ke Di Itu, Wuku Pangbakat juga digambarkan seperti burung Urang-urangan yang pelit Tetapi cepat Di bekerja.
Bagaikan besi purasani yang berat, pemalu, tegar, kaku, tetapi gemar menuntut ilmu, suci hatinya.
Wuku ini juga dilambangkan seperti pohon beringin yang patah tertiup angin sebagai penggambaran kemungkinan dibohongi atau ditipu.
Kala ada Ke bawah, Pada tujuh hari Di wuku ini jangan menggali tanah atau beraktivitas Di tempat yang tinggi Di tempat yang rendah.
Rabu Legi Wuku Prangbakat
Ke hari Rabu Legi Ke wuku ini adalah hari yang membawa karahayon (keselamatan), Untuk menyimpan padi Di lumbung Berencana Menyaksikan keberkahan.
[Diasuh Di Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa Di Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin Ke detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu Ke SINI]
(apu/ams)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Kalender Jawa Rabu Legi 16 September 2026: Rahayu











