Mahasiswa UK Petra Angkat Permasalahan Kota Surabaya lewat Layar Lebar “Titik Buta”



Surabaya

Tiga Layar Lebar dokumenter karya mahasiswa Creative Media Communication angkatan 2023 Universitas Kristen (UK) Petra resmi diputar Di screening bertajuk “Titik Buta” Di CGV Maspion Square Surabaya, Kamis (12/2/2026) malam.

Sudah menjadi agenda tahunan, screening dilakukan Sebagai mengapresiasi hasil kerja keras para mahasiswa dan Bersama Sebab Itu sarana diskusi bersama. Dosen pengampu mata kuliah Produksi Layar Lebar Dokumenter, Daniel Budiana mengatakan, kegiatan ini rutin digelar Dari 2021 sebagai upaya membawa karya mahasiswa Hingga ruang publik yang lebih luas.

“Dari tahun 2021, kami secara rutin membawa karya mahasiswa ini Hingga layar bioskop komersial seperti CGV Maspion agar dapat dinikmati khalayak luas. Setiap tahunnya topiknya berbeda-beda, Tetapi harapannya agar para mahasiswa Memperoleh Penghayatan otentik Di merasakan dinamika kehidupan dunia industri secara langsung”, ungkap Daniel kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).


Tema Layar Lebar dokumenter yang diangkat setiap tahun terus berkembang. Jika Di tahun-tahun Sebelumnya Itu lebih menyoroti berbagai Permasalahan sosial dan Kearifan Lokal Global, tahun ini mahasiswa tampil lebih ‘berani’ dan Berorientasi Di konflik sosial yang Malahan belum menemui jawab hingga kini.

“Tahun ini kami mengangkat tema agak spesial, sebetulnya Yang Berhubungan Bersama Bersama konflik sosial. Sebab kita melihat Surabaya ini ‘melting point‘, semua suku, agama, semuanya ada Di Surabaya. Tentunya ada berbagai macam keanekaragaman termasuk konflik sosial yang Mungkin Saja muncul,” imbuhnya.

Trend Populer yang kerap menjadi ‘titik buta’ tersebut diungkap lewat tiga Layar Lebar dokumenter yang ditayangkan Di screening malam itu.

Layar Lebar pertama yang berjudul “All You Can’t Eat” menyoroti ironi tingginya angka limbah Konsumsi Sambil Di sisi lain masih banyak Kelompok Di Indonesia yang kesulitan mengisi perut Bersama bahan yang layak Ketahanan Pangan.

Layar Lebar kedua, “Rail Estate” memotret kehidupan warga yang tinggal Di kawasan Dupak, Magersari yang jauh Bersama kata sehat. Kawasan tersebut berdampingan langsung Bersama rel kereta api Supaya Memperoleh berbagai keterbatasan. Mulai Bersama panas ekstrem hingga minimnya ruang hidup yang aman dan nyaman.

Sambil Layar Lebar ketiga “Ini Belum Selesai” mengisahkan perjuangan warga Tambak Bayan Di mempertahankan warisan Kearifan Lokal Global Bersama Seni Kearifan Lokal Di Ditengah konflik yang mereka hadapi. Mengingat Dari 2009, warga terjebak Di pusaran sengketa tanah melawan pihak swasta yang mengancam ruang hidup mereka.

Ketiga Layar Lebar tersebut merupakan proyek tugas akhir mahasiswa semester lima yang dikerjakan secara berkelompok Di Disekitar 4-5 bulan. Prosesnya meliputi Kajian, observasi lapangan, produksi hingga pascaproduksi.

Perwakilan mahasiswa sekaligus salah satu produser, Shanelle Keisha Susanto mengaku bersyukur sekaligus lega Sesudah karya mereka akhirnya diputar Di layar lebar.

“Bersyukur dan juga sangat lega Sebab akhirnya salah satu proyek terbesar yang pernah kami kerjakan ini bisa selesai dan ditayangkan,” ujar Shanelle.

Ia menyebut, proses produksi Layar Lebar dokumenter menjadi Penghayatan berharga Sebab menuntut ketelitian dan kepekaan Di Permasalahan sosial Di Disekitar.

Tidak berhenti Di layar bioskop komersial, seluruh Layar Lebar yang dihasilkan Di proyek “Titik Buta” ini telah didaftarkan Hingga berbagai Perayaan Seni Layar Lebar nasional maupun internasional, seperti Globale Mittelhessen, Lenses-Vancouver iff, Pigdon Street International Layar Lebar Perayaan Seni, Freedom Layar Lebar Fest, hingga Seoul Human Rights FF.

“Kabar baiknya hampir semua Layar Lebar Merasakan official selection Di salah satu International Layar Lebar Perayaan Seni hari ini Sebelumnya screening berlangsung,” pungkas Daniel.

Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Mahasiswa UK Petra Angkat Permasalahan Kota Surabaya lewat Layar Lebar “Titik Buta”

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่