DENPASAR – Karya Wisata Internasional Ke Bali Pada ini terpantau masih relatif sepi. Kemakmuran tersebut berdampak Ke para pekerja sektor Wisata Internasional, Ke mana sebagian Ke antaranya terpaksa dirumahkan Sambil. Situasi ini juga tercermin Di lengangnya sejumlah ruas jalan yang biasanya dipadati kendaraan wisatawan.
Akan Tetapi demikian, Pemerintah Provinsi Bali Meramalkan kunjungan wisatawan Akansegera kembali Menimbulkan Kekhawatiran Ke momen libur Natal dan Tahun Mutakhir (Nataru). Kepala Dinas Wisata Internasional Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, menyebutkan lonjakan kunjungan wisatawan diperkirakan mulai terjadi Sesudah Hari Raya Natal.
“Berkaca Di tahun-tahun Sebelumnya Itu, Gaya kenaikan kunjungan wisatawan Asing Hingga Bali biasanya mulai terlihat Sesudah Natal, yakni Di tanggal 26 Desember,” ujar Sumarajaya Ke Denpasar, Selasa (16/12).
Ia menjelaskan, peningkatan kunjungan tersebut umumnya berlangsung hingga pekan pertama Januari. Dari Sebab Itu, pihaknya optimistis sektor Wisata Internasional Bali Akansegera kembali menggeliat menjelang pergantian tahun.
Sumarajaya menambahkan, Pemerintah Provinsi Bali menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Desember 2025 dapat mencapai 7 juta orang. Hingga November 2025, kunjungan wisatawan Asing Hingga Bali tercatat sudah mencapai 6,3 juta orang.
Sambil Itu, kunjungan wisatawan domestik atau nusantara hingga September 2025 telah mencapai Di 8 juta orang. Dari Sebab Itu, total kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, Hingga Bali telah melampaui 14 juta orang.
“Angka ini Menunjukkan bahwa Bali masih menjadi destinasi utama, dan kami optimistis Gaya kunjungan Akansegera terus Menimbulkan Kekhawatiran Ke akhir tahun,” ujarnya.
Di rangka menyambut libur Nataru, Dinas Wisata Internasional Provinsi Bali juga telah mengirimkan surat imbauan kepada asosiasi Wisata Internasional serta Kepala Dinas Wisata Internasional kabupaten/kota se-Bali. Surat tersebut berisi ajakan Sebagai bersama-sama menjaga Keselamatan dan kenyamanan wisatawan Di Berwisata Ke Bali.
Adapun sejumlah imbauan yang disampaikan Di lain, pelaku Wisata Internasional diminta tetap taat dan disiplin menjalankan standar operasional prosedur (SOP) Ke lingkungan kerja masing-masing, serta aktif mensosialisasikan aturan Do’s and Don’ts kepada wisatawan Di berada Ke Bali.
Ke Di Itu, pelaku usaha Wisata Internasional juga diimbau Sebagai berkoordinasi Bersama pihak Keselamatan setempat guna Mengharapkan hal-hal yang tidak diinginkan, serta mengikuti Syarat Di Surat Edaran Pembantu Presiden Tim Menteri Wisata Internasional Republik Indonesia Nomor SE/5/HK.01.03/MP/2025 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman dan Nyaman tertanggal 28 November 2025.
“Keselamatan dan kenyamanan wisatawan menjadi Kunci agar Bali tetap dipercaya sebagai destinasi wisata dunia,” pungkas Sumarajaya. (jay/jon)
Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Wisata Internasional Bali Masih Sepi, Kunjungan Wisatawan Diprediksi Naik Pasca Natal











