Malang –
Suasana khidmat menyelimuti Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, pagi ini. Umat konghucu datang Untuk melaksanakan ibadah bersama menjelang Tahun Mutakhir Imlek.
Puluhan umat berkumpul Untuk melaksanakan rangkaian ibadah menjelang Tahun Mutakhir Imlek yang diawali Bersama ritual Song Shen Jie atau sembahyang mengantar para dewa Di langit. Ritual ini merupakan Kebiasaan turun-temurun yang dilakukan setiap tanggal 24 bulan 12 Di penanggalan Lunar (Imlek).
Ketua Agama sekaligus Wakil Ketua Umum Yayasan Klenteng Eng An Kiong Herman Subianto menjelaskan, kegiatan hari ini adalah bentuk persiapan batin dan fisik Sebelumnya memasuki tahun yang Mutakhir.
“Ini kegiatan menjelang hari raya Imlek. Seminggu Sebelumnya, kami Mengadakan doa bersama dan bersih-bersih,” ujar Herman ditemui wartawan Di Klenteng Eng An Kiong, Rabu (11/2/2026).
Staf Klenteng Eng An Kiong David Kurniawan menambahkan, esensi Di Song Shen Jie adalah mengantar para dewa Di istana langit.
“Para dewa diyakini naik Di langit Untuk melaporkan segala perbuatan manusia Pada setahun terakhir. Dari Sebab Itu, hari ini kami mengantarkan, nanti empat hari Setelahnya Imlek, ada ritual Jie Shen Jie Untuk menyambut mereka kembali,” jelas David turut mendampingi Herman Subianto.
Sesaat Setelahnya ritual doa selesai, kegiatan dilanjutkan Bersama pembersihan seluruh area klenteng dan penyucian patung dewa (Rupang). Setidaknya, ada Di 33 hingga 36 patung yang dibersihkan Bersama penuh kehati-hatian Dari para jemaah dan petugas klenteng.
Proses pembersihan ini Memperoleh makna simbolis Untuk menyambut tahun Mutakhir Di keadaan suci dan bersih.
“Maksudnya bersih-bersih ya agar nanti Di Imlek, semua ruangan dan Rupang sudah bersih. Secara sederhana, tahapannya Di sembahyang bersama lalu langsung lanjut Di semua ruangan,” ujar Herman.
Ibadah bersama berlangsung penuh khidmat. Jemaah yang mengikuti ibadah berasal Di Daerah Kota Malang dan sekitarnya.
Klenteng Eng An Kiong mencatat kehadiran jemaah yang mengikuti ibadah bersama mencapai lebih Di 30 orang.
“Awalnya diperkirakan 30-40 orang, tapi ternyata lebih. Kami menyediakan Di 75 porsi Minuman dan semuanya habis dikonsumsi jemaah yang hadir,” ungkap Herman.
Rangkaian ibadah ini Akansegera mencapai puncaknya Di malam pergantian tahun Imlek, dan Akansegera ditutup Bersama ritual penyambutan dewa (Cik Sen) Di hari keempat Setelahnya Imlek.
“Nanti empat hari Setelahnya Imlek, ada namanya sembahyangan Cik Sen. Cik Sen itu menjemput para dewa agar kembali Di tempatnya masing-masing,” pungkas David.
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Ritual Song Shen Jie Digelar Jelang Imlek Di Klenteng Eng An Kiong Malang











