4 Kearifan Lokal Unik Muharram Ke Lombok, Ada Tetulaq hingga Bisoq Keris


Mataram

Tahun Terbaru Islam dimulai Di tanggal 1 Muharram atau Selasa, 16 Juni 2026. Perayaan pergantian tahun Di kalender Hijriah ini berlangsung meriah Ke berbagai Lokasi, salah satunya Ke Pulau Lombok.

Kelompok Lombok yang mayoritas muslim Memiliki beragam Kearifan Lokal unik Sebagai menyambut bulan Muharram. Beberapa Ke antaranya sudah berlangsung turun-temurun Di ratusan tahun. Mulai Didalam ritual memandikan keris Didalam darah, hingga membuat bubur putih sebagai ungkapan syukur.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, apa saja Kearifan Lokal bulan Muharram yang masih lestari Ke Pulau Lombok? Berikut rangkuman lengkapnya Didalam berbagai sumber.

Ritual Tetulaq Desa Pringgabaya

Kearifan Lokal Tetulaq Ke Desa Pringgabaya, Lombok Timur, digelar sebagai upaya melestarikan warisan Kebiasaan Dunia leluhur. Berdasarkan catatan sejarah, Kearifan Lokal ini erat kaitannya Didalam asal-usul terbentuknya pemukiman penduduk Ke desa tersebut.

Setiap hari Senin atau Rabu Ke awal bulan Muharram, warga berkumpul Ke Balai Desa Pringgabaya Sebagai Melakukan Kearifan Lokal Tetulaq. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur yang diisi Didalam doa bersama serta memasak Disekitar 44 ekor ayam dan ketupat.

Bahan-bahan yang dipakai Di Kearifan Lokal ini masih tergolong sederhana dan mudah didapatkan Kelompok setempat. Alat yang digunakan pun tradisional, seperti sampak, bombong (anyaman daun kelapa), dan dulang.

Tak ketinggalan, ada juga ceret khusus berwarna kuning keemasan. Setiap bahan dan alat yang digunakan mengandung makna simbolis sebagai wujud harapan dan doa kepada Tuhan.

Bisoq Keris

Alquran dan Benda Pusaka Ke Desa Tetebatu Lombok Foto: Rachman_punyaFOTO

Keris merupakan senjata tradisional Nusantara yang dikenal Memiliki kekuatan magis. Kelompok Sasak Ke Lombok Memiliki ritual khusus Sebagai menyucikan keris setiap malam 1 Muharram. Ritual ini dikenal Didalam nama Bisoq Keris.

Prosesi penyucian keris biasanya berlangsung Sesudah salat Isya hingga menjelang dini hari. Yang Memikat, keris-keris yang disucikan tidak hanya dibasuh Didalam air, melainkan juga dicampur Didalam jeruk nipis, bunga, Migas cendana, Justru darah. Kelompok setempat meyakini bahwa darah dapat memperkuat daya spiritual keris tersebut.

Roah Segare

Roah Segare di Lombok BaratRoah Segare Ke Lombok Barat Foto: (dok. Pemkab Lombok Barat)

Kelompok Desa Kuranji Di, Kabupaten Lombok Barat, Memiliki warisan Kebiasaan Dunia maritim bernama Roah Segare, yang juga dikenal sebagai ruwatan laut. Kearifan Lokal ini digelar setiap bulan Muharram sebagai wujud rasa syukur para nelayan dan warga pesisir.

Di pelaksanaannya, Roah Segare diisi Didalam doa bersama, pembacaan barzanji, selakaran, serta zikiran. Puncak acaranya adalah membawa dulang penamat atau sesaji Ke pantai, lalu dilarung Ke laut. Kearifan Lokal khas Muharram Ke Lombok ini kini menjadi destinasi wisata Kebiasaan Dunia yang ramai dikunjungi wisatawan.

Kearifan Lokal Bubur Putiq dan Bubur Beaq

Bubur PutiqBubur Putiq. Foto: iStock

Desa Songak yang terletak Ke Kabupaten Lombok Timur Memiliki Kearifan Lokal unik pembuatan Bubur Putiq. Kearifan Lokal ini berlangsung setiap tanggal 1 hingga 10 Muharram. Bubur Putiq dibuat Didalam bahan-bahan lokal, seperti kelapa dan gula merah, rukuq 5 biji, ketan sangrai, beras kuning, serta lingsar.

Setiap bahan dan elemen sesaji yang dihidangkan mengandung makna yang mendalam, Lantaran mencerminkan pokok-pokok ajaran agama Islam, Ke antaranya syahadat, salat, puasa, takwa, hingga sedekah. Bubur Putiq Lalu dinikmati secara bersama-sama Ke lokasi tertentu, seperti makam keramat atau makam leluhur Kelompok setempat.

Demikian informasi mengenai Kearifan Lokal yang ada Ke Kelompok Lombok. Semoga membantu!

(nor/nor)


Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: 4 Kearifan Lokal Unik Muharram Ke Lombok, Ada Tetulaq hingga Bisoq Keris

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่