GIANYAR – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), perusahaan induk VASA Hotel, resmi memulai pembangunan proyek VASA, UBUD, sebuah kawasan resort ultra-luxury senilai Rp1 triliun Ke kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Proyek ini menjadi langkah strategis ekspansi VASA Setelahnya sukses Menyusun VASA Hotel Surabaya dan soft opening VASA Suite Ke pusat Kota Surabaya.
Prosesi groundbreaking digelar sebagai penanda dimulainya pembangunan resort yang berdiri Ke atas lahan seluas 70.391 meter persegi (7,39 hektare) Didalam lokasi yang berbatasan langsung Didalam tebing Sungai Ayung. Kehadiran proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi VASA Ke industri Hotel premium, tetapi juga mendukung Perkembangan ekonomi serta Pembuatan sektor Kesejahteraan tourism berkelas dunia Ke Bali.
Kegiatan peletakan batu pertama dihadiri jajaran direksi VASA dan manajemen RISE bersama sejumlah mitra profesional yang terlibat Di pembangunan, Ke antaranya PT China Construction Yangtze River Indonesia sebagai kontraktor utama, Duta Cermat Mandiri (Architect & Landscape Consultant), Hadiprana (Interior & Lighting Consultant), Benjamin Gideon & Associates (Structural Engineer), Makesthi Enggal Engineering (MEP Consultant), serta Rekagriya (Quantity Surveyor).
Sebelumnya prosesi groundbreaking, kegiatan diawali Didalam upacara adat bersama tokoh Komunitas setempat sebagai bentuk penghormatan Di Kearifan Lokal Dunia dan kearifan lokal Bali.
VASA, UBUD dirancang sebagai kawasan resort Didalam Konsep low-density development Sebagai menjaga Kerahasiaan dan kenyamanan para tamu. Proyek ini Berencana Memperkenalkan 41 unit private luxury villa serta 128 kamar hotel bergaya sanctuary Didalam luas mulai Didalam 48 meter persegi. Pembangunan ditargetkan rampung Di waktu 30 bulan.
Secara arsitektur, resort ini Menerapkan filosofi kosmologi Bali Kaja–Kelod, yang menggambarkan perjalanan spiritual manusia Didalam gunung Di laut. Bangunan utama bertajuk The Sanctuary ditempatkan Ke titik tertinggi kawasan, Sambil aliran air alami menjadi elemen utama yang menghubungkan area resort hingga lembah Sungai Ayung.
Konsep kawasan juga menyerupai desa tradisional Bali yang berpadu Didalam alam. Seluruh vila dibangun mengikuti kontur terasering Didalam atap hijau (green roof) Supaya menyatu Didalam lanskap persawahan khas Ubud.
Manajemen VASA Berkata proyek ini bukan sekadar pembangunan hotel mewah, melainkan sebuah warisan yang memadukan kemewahan modern Didalam keindahan alam serta nilai-nilai Kearifan Lokal Dunia Bali.
“Ke Ubud, kami tidak sekadar membangun akomodasi mewah. Kami Di menciptakan sebuah legacy, tempat Ke mana kemewahan modern berpadu harmonis Didalam alam dan kearifan lokal. VASA, UBUD dirancang menjadi tolok ukur Mutakhir Untuk transformative luxury Ke dunia, sekaligus Memberi manfaat Untuk Komunitas, lingkungan, dan para pemegang saham,” demikian pernyataan manajemen VASA.`
Didalam Penanaman Modal Asing mencapai Rp1 triliun, proyek VASA, UBUD diharapkan menjadi salah satu ikon Mutakhir Perjalanan Di Luarnegeri premium Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi unggulan wisata mewah dan Kesejahteraan tourism Ke tingkat internasional. (*)
Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: VASA Bangun Resort Ultra-Luxury Rp1 Triliun Ke Ubud











