Kearifan Lokal Kawin Berlarilah Di Desa Pedawa Buleleng


Denpasar

Bali tidak hanya dikenal Didalam keindahan alamnya, tetapi juga Lantaran kekayaan Kebiasaan Dunia serta tradisinya yang masih dijaga. Salah satu Kearifan Lokal unik dan banyak Menarik Perhatian perhatian adalah Melaib Ngemaling atau kawin Berlarilah Di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng.

Kearifan Lokal kawin Berlarilah ini Bisa Jadi terdengar negatif. Akan Tetapi, Kebiasaan Dunia ini sudah diwariskan secara turun temurun dan menjadi Dibagian Didalam sistem adat Desa Pedawa.

Mengenal Melaib Ngemaling

Istilah ‘melaib’ dan ‘ngemaling’ berasal Didalam bahasa Bali yang berarti ‘Berlarilah’ serta ‘mencuri’. Praktik Kearifan Lokal ini hampir sama Didalam ‘kawin Berlarilah’ yang dilakukan atas dasar saling suka dan sudah disepakati Didalam kedua belah pihak. Kearifan Lokal ini diawali Didalam pihak laki-laki yang Berencana ‘melarikan’ atau ‘mencuri’ pihak perempuan Didalam Tempattinggal orang tuanya Untuk menikah.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Kearifan Lokal ini terdengar seperti tindakan kriminal, tetapi aturan atau awig-awig Desa Adat Pedawa menilai kawin Berlarilah ini sebagai cara yang terhormat dan sah. Cara ini Dikatakan sebagai bentuk pembuktian dan keberanian seorang pria Di Membahas tanggung jawab besar Di membangun Tempattinggal tangga.

Perbedaan Melaib Ngemaling Didalam Ngerorod

Banyak orang yang menyamakan Kearifan Lokal Melaib Ngemaling Didalam Ngerorod. Padahal kenyataannya, kedua Kearifan Lokal itu berbeda. Berikut perbedaan mendasar Di ‘Melaib Ngamaling’ Didalam ‘Ngerorod’:

  1. Ngerorod sering kali dilakukan Lantaran ada hambatan restu, sedangkan Melaib Ngemaling prosedur standar yang Sebelumnya sudah disetujui Didalam orang tua.
  2. Melaib Ngemaling Memperoleh proses ‘mencuri’ Didalam tata cara tertentu Didalam melibatkan beberapa saksi Didalam pihak keluarga pria.
  3. Fokus utama Ngemaling Melaib hanya;ah penyatuan dua jiwa Di hadapan leluhur sebagaimana filosofi Bali Aga yang tidak mengenal sistem kasta yang ketat Di pernikahan.

Tahapan Prosesi Melaib Ngemaling

Prosesi pernikahan ini tidak hanya berjalan semalam. Sebelumnya sudah ada Pendesainan dan rangkaian tahapan yang diatur secara turun-temurun sebagai berikut.

  1. Penyepakatan
    Sebelumnya dilakukannya Aksi Massa ‘mencuri’, pria dan wanita yang terlibat biasanya sudah Memperoleh ikatan asmara. Diawali Didalam sang pria yang Berencana mengirim pesan tersirat berniat Untuk serius. Akan Tetapi, ‘pencurian’ tidak boleh diketahui Didalam orang tua sang wanita.
  2. Proses Melaib
    Ke waktu yang telah disepakati Didalam pasangan tersebut, Aksi Massa melaib Berencana dilakukan Didalam cara sang pria yang menjemput sang wanita Di malam atau dini hari. Kepergian sang wanita Didalam Tempattinggal ini dilakukan diam-diam tanpa pamit kepada orang tuanya. Didalam Cara Itu, syarat ‘ngemaling’ Di Kearifan Lokal ini terpenuhi.
  3. Pemberitahuan Resmi
    Sesampainya sang wanita Di Tempattinggal pihak pria, orang tua atau tokoh atau Didalam pihak pria wajib mengirim utusan keesokan harinya Untuk memberitahukan putri mereka aman. Utusan ini juga membawa tipat dan banten sebagai simbol Kedamaian dan permohonan izin Untuk dilanjutkan Didalam proses pernikahan.

Nilai-nilai Di Kearifan Lokal Melaib Ngemaling

Berikut beberapa nilai penting yang diyakini Kelompok Desa Pedawa Ke Melaib Ngemaling.

  1. Proses ‘dicurinya’ wanita Dikatakan sangat berharga Lantaran sang pria harus Melakukanlangkah-Langkah Sebelumnya mendapatkannya.
  2. Kearifan Lokal ini secara tidak langsung mengajarkan pasangan muda Untuk berani Membahas keputusan besar Di hidupnya tanpa harus didikte orang tua.
  3. Proses yang melibatkan keluarga Malahan tetangga Disekitar ini Memperoleh nilai sosial Didalam tujuan Untuk menyatukan dua keluarga besar Didalam pasangan melaib ngemaling.

Akan Tetapi, seiring berkembangnya zaman, Kearifan Lokal Melaib Ngemaling ini banyak mulai disesuaikan. Prosesi yang dahulunya murni rahasia, sekarang hanya sebagai ‘simulasi’ Untuk melestarikan adat. Didalam Cara Itu, Kearifan Lokal ini bukan sekadar Kearifan Lokal pernikahan biasa, melainkan cerminan Kelompok Di menjaga nilai dan identitas Kebiasaan Dunia mereka.

(hsa/hsa)


Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Kearifan Lokal Kawin Berlarilah Di Desa Pedawa Buleleng

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่