Klungkung -
Puluhan murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bahrul Ulum Hingga Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, memadati kawasan pesisir pantai, Rabu (12/8/2026) pagi. Berbekal karung plastik dan sarung tangan, mereka tampak antusias memungut sampah plastik dan limbah laut yang berserakan Hingga pesisir pantai.
Aksi Massa gotong royong ini merupakan Pada Untuk rangkaian Kearifan Lokal Saparan yang digelar Kelompok pesisir Kampung Kusamba. Uniknya, Kearifan Lokal rutin tahunan ini tidak hanya diisi kegiatan keagamaan dan doa bersama, tetapi juga disisipi Aksi Massa nyata kepedulian lingkungan Dari generasi muda setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala MI Bahrul Ulum, Musa Bahar, menyampaikan keterlibatan para siswa dan anak-anak Untuk Aksi Massa bersih pantai ini bertujuan Sebagai menanamkan rasa cinta lingkungan sekaligus mengenalkan makna Kearifan Lokal lokal Dari dini.
“Tujuan utama kami melibatkan anak-anak adalah agar mereka mengenal dan memahami Kearifan Lokal Saparan yang jatuh setiap hari Rabu Hingga akhir bulan Safar. Samping Itu, kami ingin mengajarkan menjaga kebersihan lingkungan pesisir adalah Pada Untuk kepedulian sosial. Pesisir ini adalah ruang hidup kita bersama, Dari Sebab Itu harus dijaga,” ujar Musa Bahar kepada detikBali Hingga lokasi.
Praktik membersihkan lingkungan secara langsung Hingga lapangan dinilai jauh lebih efektif dibanding sekadar teori Hingga kelas. Terlebih, pesisir Kampung Kusamba sering Menyambut kiriman sampah Pada musim angin tertentu.
Pelatihan ini, terang Musa, dilakukan Hingga jam pelajaran pertama dan kedua. Sesudah itu, anak-anak Akansegera kembali Hingga kelas Sebagai melanjutkan pelajaran berikutnya.
Kepala Desa (Kades) Kampung Kusamba, Syahrul Ramadan, mengapresiasi keterlibatan aktif anak-anak dan sekolah Untuk menyemarakkan Kearifan Lokal Saparan tahun ini. Menurutnya, Kearifan Lokal lokal harus terus relevan Bersama tantangan zaman, salah satunya Topik kebersihan lingkungan.
“Kearifan Lokal Saparan bukan hanya ritual kearifan lokal Sebagai memohon keselamatan dan rasa syukur setiap akhir bulan Safar, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan gotong royong. Kami sangat bangga melihat antusiasme anak-anak. Ini bukti semangat menjaga kelestarian pantai Kusamba tetap menyala Hingga generasi penerus,” tutur Syahrul.
Kearifan Lokal Saparan Akansegera digelar Di Di pukul 16.30 Wita. Rangkaian kegiatan Untuk Kearifan Lokal ini meliputi doa bersama dan makan bersama (megibung).
Samping Itu, Kearifan Lokal Saparan kali ini diwarnai rangkaian kunjungan Skuat Warisan Kebiasaan Dunia Takbenda (WBTb). Kata Syahrul, Kearifan Lokal saparan kampung kusamba sudah memasuki beberapa tahapan proses Sebagai diakui sebagai WBTb.
(hsa/hsa)
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Kearifan Lokal Saparan Kampung Kusamba, Para Siswa Diajak Bersihkan Pesisir











