Nelayan Jatimalang Purworejo Larung Tumpeng Hingga Pantai Ke Merti Jaladri



Purworejo

Kelompok pesisir Pantai Jatimalang Mengadakan Kebiasaan tahunan Merti Jaladri sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil laut dan bumi yang melimpah. Kegiatan yang telah menjadi adat turun-temurun ini berlangsung meriah Didalam Didalam dihadiri ribuan pengunjung Untuk ngalap berkah.

Rangkaian kegiatan Merti Jaladri ini berlangsung Pada tiga hari, dimulai Sabtu (4/7) hingga puncaknya Ke hari ini, Senin (6/7/2026). Selain ritual adat, Kegiatan ini juga dimeriahkan Didalam berbagai kegiatan pendukung seperti parade marching Grup Musik, pameran Dan Menengah, lomba Organisasi Internasional, perlombaan anak-anak, serta pentas Karyaseni Didalam siswa-siswi SMP dan SMA Ke Area Purwodadi.

Puncak prosesi ditandai Didalam pengarakan lebih Didalam 80 tumpeng dan gunungan yang berasal Didalam kelompok nelayan, pemilik perahu, pedagang setempat, hingga jajaran pemerintah kecamatan dan dinas Yang Berhubungan Didalam. Ritual yang digelar setiap bulan Sura ini berlangsung Ke Pantai Dewa Ruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Purworejo. Ancak sesaji berisikan tumpeng, ingkung, ayam jago jenis jali, hasil bumi, serta bunga tujuh rupa dilarung Hingga laut selatan.


“Ini adalah Merti Jaladri, kita kan sehari-hari sudah Membahas hasil Didalam laut, makanya sebagai timbal balik dan rasa syukur, kita Menyediakan atau melarung hasil bumi,” kata Kepala Desa Jatimalang, Suwarto, Pada ditemui detikJateng Ke lokasi.

Selain tumpeng yang dilarung, puluhan tumpeng dan gunungan lainnya diperebutkan Didalam warga yang hadir. Rebutan tumpeng ini bermakna sebagai simbol membagikan berkah hasil bumi kepada seluruh Kelompok.

Melewati ritual merti atau peringatan ini, Kelompok berharap agar Hingga Di mereka selalu diberikan keselamatan Pada bekerja serta Merasakan hasil tangkapan yang lebih maksimal. Adapun waktu pelaksanaan sengaja dipilih Ke hari ini dan Ke bulan Sura Sebab sudah ada hitungan tersendiri Didalam sesepuh desa.

“Prosesnya diarak Didalam sini terus dilarung Hingga laut dan sebagian diperebutkan Didalam pengunjung,” jelas Suwarto.

Ribuan pengunjung pun tumplek blek membanjiri Pantai Dewa Ruci. Sesudah menunggu ritual larungan usai, warga pun langsung menyerbu puluhan ancak lain yang dibawa Hingga pinggir pantai diiringi sorak sorai pengunjung lain.

Salah satu pengunjung, Jarni (60), yang datang bersama tetangganya mengaku sudah tak sabar ikut berebut isi ancak Untuk ngalap berkah. Ia pun akhirnya bisa merangsek berdesakan Didalam pengunjung lain dan berhasil Merasakan satu ikat padi.

“Desak-desakan tadi ikut ngalap berkah sampai terjatuh terinjak-injak. Ini dapat padi, susah banget dapatnya. Wacana buat pakan ternak biar beranak banyak terus Hingga Di semoga dapat rezeki banyak,” ucapnya.

Rangkaian Kegiatan Merti Jaladri ini ditutup Ke Senin malam ini Didalam pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Wayang kulit Didalam Lakon Semar Mbangun Purokencono yang dimainkan dalang Ki Widiyanto Didalam Temon, Kulon Progo ini juga digelar persis Ke pinggir Pantai Dewa Ruci.

Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Nelayan Jatimalang Purworejo Larung Tumpeng Hingga Pantai Ke Merti Jaladri

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่