Rebo Wekasan Desa Suci 2026, Kebiasaan Ratusan Tahun yang Masih Lestari


Gresik

Rebo Wekasan Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, kembali digelar Ke 2026. Kebiasaan yang berlangsung setiap Rabu terakhir bulan Safar ini telah menjadi Dibagian Bersama kehidupan Komunitas setempat dan diwariskan secara turun-temurun.

Kebiasaan ini berkaitan Bersama sejarah perkembangan Islam dan asal-usul Desa Suci. Ke tahun ini, rangkaian kegiatannya berlangsung Di lima hari, mulai Sabtu 8 Agustus 2026 hingga Rabu 12 Agustus 2026.


Jadwal Rebo Wekasan Desa Suci 2026

Perayaan tahun ini digelar Untuk beberapa agenda, mulai Bersama ziarah kubur, khotmil Qur’an, kirab Tumpeng Agung, selamatan, kegiatan keagamaan, hingga pasar rakyat dan stan Dan Menengah. Berikut jadwal Rebo Wekasan Desa Suci 2026 berdasarkan waktu dan rangkaian kegiatannya.

1. Sabtu 8 Agustus 2026

  • 07.00 WIB-selesai: Ziarah kubur sesepuh Desa Suci

2. Minggu 9 Agustus 2026

  • 05.00 WIB-selesai: Khotmil Qur’an Hingga Pendopo Balai Desa (TP PKK) dan seluruh masjid/musala Hingga Daerah Desa Suci

3. Senin 10 Agustus 2026

  • 05.00 WIB-selesai: Khotmil Qur’an Hingga Masjid Mambaut Tho’at
  • 19.00 WIB-selesai: Kirab Tumpeng Agung Bersama Pendopo Balai Desa Di Masjid Mambaut Tho’at
  • 19.30 WIB: Selamatan Rebo Wekasan dan Hari Dari Sebab Itu Desa Suci Hingga-635 Hingga Masjid Mambaut Tho’at RW 001

4. Selasa 11 Agustus 2026

  • 12.00-24.00 WIB: Pasar Rakyat/Stan Dan Menengah
  • 18.00 WIB: Pembacaan Ratib Hingga Masjid Mambaut Tho’at
  • 19.30-23.30 WIB: Lailatul Sholawat/Hadrah Banjari Hingga Masjid Mambaut Tho’at
  • 24.00 WIB: Sholat malam Hingga Masjid Mambaut Tho’at

5. Rabu 12 Agustus 2026

  • 08.00-14.00 WIB: Pasar Rakyat Hingga Lapangan Desa dan sepanjang Jalan KH Syafi’i Desa Suci

Sejarah Rebo Wekasan Desa Suci

Rebo Wekasan atau Rabu Wekasan merujuk Ke Rabu terakhir Hingga bulan Safar. Hingga Desa Suci, Kebiasaan ini punya cerita yang tidak bisa dilepaskan Bersama sejarah perkembangan Islam dan kisah ditemukannya sumber air yang Lalu menjadi Dibagian penting Bersama kehidupan warga.

Menurut sejarah yang dimuat laman resmi Pemerintah Desa Suci, kisahnya bermula Ke masa Sunan Giri. Ia memerintahkan muridnya, Syeikh Jamaludin Malik, Sebagai menyebarkan ajaran Islam Hingga Daerah sebelah barat Giri.

Syeikh Jamaludin Malik Lalu mendirikan masjid yang digunakan sebagai tempat Pembelajaran dan pesantren. Para santri yang datang Lebihterus banyak Agar kebutuhan air pun ikut bertambah. Sambil sumur yang ada Pada itu belum mencukupi.

Ia Lalu meminta petunjuk kepada Sunan Giri. Sang wali mengarahkannya Sebagai berjalan Hingga utara hingga menemukan rerimbunan pepohonan. Hingga tempat itulah ditemukan sumber air yang jernih dan besar.

Kawasan tersebut Lalu dikenal sebagai Kampung Suci, yang menjadi cikal bakal Desa Suci sekarang. Penemuan sumber air itu juga berkaitan Bersama pelaksanaan Rebo Wekasan Hingga Desa Suci.

Sunan Giri Lalu Mengadakan ritual tahunan setiap Rabu akhir atau Rebo Wekasan Hingga masjid tersebut. Rangkaian itu menjadi bentuk syukur atas ditemukannya sumber air sekaligus Dibagian Bersama kehidupan keagamaan Komunitas.

Rebo Wekasan Desa Suci Disebut Kebiasaan Tertua Hingga Jawa

Pemerintah Desa Suci menyebut Kebiasaan Rebo Wekasan telah berlangsung Sebelum 1483, Ke masa Sunan Giri. Kebiasaan tersebut diwariskan secara turun-temurun dan diperkirakan menjadi Rebo Wekasan tertua Hingga Tanah Jawa.

Hingga kini, Rebo Wekasan masih digelar setiap Rabu terakhir bulan Safar. Rangkaian acaranya berkembang, tidak hanya berupa kegiatan keagamaan, tetapi juga kirab, kegiatan Kekayaan Budaya Dunia, pasar rakyat, dan kegiatan Dan Menengah.

Rebo Wekasan Desa Suci Resmi Dari Sebab Itu WBTb

Rebo Wekasan Desa Suci ditetapkan sebagai Warisan Kekayaan Budaya Dunia Takbenda (WBTb) Indonesia Ke 2025. Berdasarkan data Disparekrafbudpora Gresik, Kebiasaan tersebut masuk Untuk domain Adat Istiadat Komunitas, Ritus, dan Perayaan-perayaan Bersama lokasi persebaran Hingga Desa Suci.

Rebo Wekasan menjadi satu Bersama lima karya Kekayaan Budaya Dunia asal Gresik yang ditetapkan sebagai WBTb Ke 2025, yakni Pasar Bandeng, Malam Selawe, Pencak Macan, dan Kupat Keteg.

Kebiasaan Rebo Wekasan Desa Suci Bersama Masa Hingga Masa

Pelaksanaan Rebo Wekasan Hingga Desa Suci Merasakan perubahan Bersama waktu Hingga waktu. Ke masa lalu, rangkaian kegiatan Di lain diisi istigasah dan ritual Hingga Di sumber air. Mandi Hingga telaga juga menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan Komunitas.

Untuk perkembangannya, rangkaian perayaan Rebo Wekasan Hingga Desa Suci juga diisi berbagai kegiatan lain, seperti kirab Tumpeng Agung, kegiatan Kekayaan Budaya Dunia, pasar rakyat, dan stan Dan Menengah.

Lontong bumbu ladan juga menjadi salah satu Minuman yang berkaitan Bersama Rebo Wekasan Desa Suci. Hidangan tersebut disajikan kepada Komunitas dan tamu yang datang Untuk rangkaian perayaan. Penyajian lontong bumbu ladan menjadi Dibagian Bersama Kebiasaan silaturahmi Untuk perayaan tersebut.

Makna Rebo Wekasan Untuk Komunitas Desa Suci

Untuk Komunitas Desa Suci, Rebo Wekasan berkaitan Bersama rasa syukur dan silaturahmi. Warga berkumpul Sebagai mengikuti kegiatan keagamaan sekaligus meramaikan berbagai kegiatan yang digelar Di perayaan.

Rebo Wekasan merupakan bentuk akulturasi Kekayaan Budaya Dunia yang memperlihatkan masuknya nilai-nilai Islam Hingga Untuk Kebiasaan Komunitas setempat. Kebiasaan tersebut juga mengandung nilai religius, gotong royong, kerja sama, kepedulian, kerja keras, dan toleransi.

Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Rebo Wekasan Desa Suci 2026, Kebiasaan Ratusan Tahun yang Masih Lestari

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่