Merawat Kearifan Lokal Leluhur Bersama Jaranan dan Ritual Punden



Nganjuk

Kearifan Lokal leluhur Ke Dusun Barengan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk terawat Bersama baik. Warga setempat Melakukan ritual punden hingga jaranan.

Kepulan asap kemenyan membumbung, terbungkus alunan gamelan Ke area punden tua dusun setempat Ke Jumat (24/7/2026). Warga berkumpul Dari pukul 08.30 WIB Sebagai Melakukan ritual tahunan Nyadran dan Bersih Desa.

Ke Ditengah gempuran modernisasi warga Dusun Barengan tetap teguh merawat ingatan lewat sesaji dan Jaranan Manggolo Putro.


“Bersih desa ini menjadi simbol rasa syukur atas limpahan nikmat, rezeki, keselamatan, hingga ketenteraman hidup yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Bopo, salah satu sesepuh dusun.

Untuk warga Dusun Barengan, pementasan jaranan Untuk Kearifan Lokal Nyadran merupakan kewajiban adat yang tidak boleh ditawar. Derap para pembarong dan penari jaranan seolah menjadi media spiritual, penghubung masa lalu dan masa kini.

“Ini adalah cara kami Sebagai terus menjaga dan melestarikan Kearifan Lokal Jawa yang kini mulai langka dan ditinggalkan secara turun-temurun,” tambah Bopo.

Selain sebagai wujud syukur, momen sakral itu juga dimanfaatkan sebagai pilar Sebagai mempererat tali persaudaraan antar warga.

Sedangkan, tumpeng dan sesaji yang disajikan Ke punden tua menjadi penghormatan setinggi-tingginya Untuk para tokoh yang membabat alas, memperjuangkan berdirinya Dusun Barengan.

“Kearifan Lokal leluhur mengajarkan kita Sebagai tidak lupa Ke akar sejarah. Mengenang jasa para pendiri desa lewat Nyadran adalah cara kami menghargai kehidupan yang kita nikmati hari ini,” tandasnya.

Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Merawat Kearifan Lokal Leluhur Bersama Jaranan dan Ritual Punden

หากคุณต้องการทำความเข้าใจรูปแบบการเล่นและกลไกของเกมก่อนตัดสินใจ อ่านเพิ่มเติม ได้ที่นี่