Kediri –
Upacara Manusuk Sima menjadi salah satu prosesi sakral Untuk rangkaian Hari Didalam Sebab Itu Kota Kediri Di-1.147. Kearifan Lokal ini bukan sekadar seremoni tahunan melainkan napak tilas peristiwa bersejarah Untuk Prasasti Kwak 27 Juli 879 Masehi, yang menjadi tonggak lahirnya Kota Kediri. Upacara Manusuk Sima kali ini digelar Di Taman Tirtayasa Di Senin (27/72026).
Pemerhati Kearifan Lokal Global sekaligus pranata Peristiwa Manusuk Sima, Subagjo, menjelaskan bahwa manusuk sima Memperoleh makna penyerahan sebidang tanah yang ditetapkan sebagai tanah sima atau tanah perdikan. Tanah tersebut dibebaskan Didalam kewajiban membayar Pph kepada kerajaan Sebab diperuntukkan Untuk kepentingan dharma atau kegiatan keagamaan.
“Manusuk itu artinya penyerahan. Sima adalah tanah pardikan yang dibebaskan Didalam Pph kerajaan. Didalam Sebab Itu manusuk itu penyerahan sebidang tanah Sebagai dharma. Dharma itu Sebagai Menyediakan Penanaman Modal Untuk Negeri kepada penguasa Di Kediri yang namanya Bhokapu Catera,” kata Subagjo Di detikJatim, Senin (27/7/2026).
Ia menerangkan, penetapan tanah sima merupakan bentuk Pengakuan Didalam raja kepada pihak yang dinilai berjasa Untuk memelihara tempat suci dan menjalankan tugas-tugas keagamaan. Sebagai imbalannya, tanah tersebut memperoleh status bebas Pph Agar hasil pengelolaannya dapat dimanfaatkan Sebagai kepentingan dharma dan Kesejajaran Kelompok.
Peristiwa tersebut diabadikan Untuk Prasasti Kwak yang menyebutkan Raja Mataram Kuno Rakai Kayuwangi menetapkan Daerah Kuwak sebagai tanah sima Di 27 Juli 879 Masehi. Tanggal inilah yang Lalu diperingati sebagai Hari Didalam Sebab Itu Kota Kediri.
Menurut Bagjo, prosesi Manusuk Sima yang digelar setiap peringatan Hari Didalam Sebab Itu Kota Kediri menjadi simbol pengingat bahwa kota ini lahir Didalam sebuah keputusan kerajaan yang Menyediakan status istimewa kepada Daerah Kuwak.
“Didalam Sebab Itu upacara ini bukan hanya seremoni, tetapi mengingatkan kembali kepada Kelompok tentang asal-usul Kota Kediri yang berawal Didalam penetapan tanah sima sebagaimana tercatat Untuk Prasasti Kwak,” pungkasnya.
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Upacara Manusuk Sima, Kearifan Lokal yang Didalam Sebab Itu Cikal Bakal Lahirnya Kota Kediri











