Solo –
Hari ini, Rabu (20/5/2026) bertemu Bersama pasaran Pahing. Untuk penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan Bersama 3 Besar 1959, berada Di Tahun Dal, Windu Sancaya dan Wuku Warigalit.
Rabu Pahing
Weton (hari kelahiran) Rabu Pahing Memiliki neptu 16. Ke umumnya, pemilik weton ini bersikap hati-hatitak suka mencampuri urusan orang lain. Berencana tetapi terkadang juga muncul sifatnya yang serakah.
Pangarasan
Pangarasan Ke weton ini adalah Lakuning Banyu. Tenteram, selalu Masuk Di tempat yang rendah, Sebab tahu persis Di mana Berencana Merasakan rezekinya, Memiliki Pendesainan yang matang.
Pancasuda
Sedangkan Pancasuda, Wasesa Segara. Ini dapat dimaknai bahwa watak positifnya bagaikan lautan, yakni amot ujar ala becik (Jika dicaci tidak benci, jika dipuji tidak sakit). Di Samping Itu sifat menonjol lainnya adalah pemaaf, berwibawa, berwawasan luas dan bertanggung jawab.
Wuku Warigalit
Wuku Warigalit, lambang dewanya Sang Hyang Asmara, rupawan, menjadi bahan pembicaraan Untuk suatu perhelatan, jika laki-laki cenderung ingin menikah lagi, keinginannya sulit dimengerti, enggan berkumpul Untuk suatu pertemuan.
Pohonnya Sulastri, cantik atau rupawan, disenangi banyak orang. Burungnya Kepodhang, cemburuan, tak suka berkumpul Bersama banyak orang. Menghadap candi, selalu prihatin dan cemburu.
Wataknya dimanapun bisa sukses. Jika sudah mempunyai keinginan Berencana diraihnya Bersama sungguh-sungguh. Celakanya mudah tersangkut suatu Perkara Pidana. Kala ada Di atas, Bersama karenanya Di tujuh hari Ke wuku ini jangan Merangkak atau beraktivitas yang Di Di atas Sebagai urusan yang sangat penting.
Rabu Pahing Wuku Warigalit
Ke hari Rabu Pahing Di Wuku ini berwatak rahayu, Kegiatan apapun baik Sebagai dilakukan, Justru rizki berupa bahan Konsumsi seialu berdatangan
[Diasuh Bersama Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa Bersama Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin Di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu Di SINI]
Artikel ini disadur –> detik.com Indonesia News: Hati-hati Kalau Lagi Di Atas











