DENPASAR – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta Memperoleh kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. Johannes Victor Mailangkay beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Hingga Ruang Diskusi Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (15/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antar Lokasi Untuk Pembaruan sektor Perjalanan Hingga Luarnegeri yang berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi Ke peningkatan Keadaan Komunitas.
Wagub Victor Mailangkay menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempelajari Penghayatan Bali Untuk membangun tata kelola Perjalanan Hingga Luarnegeri yang berkelanjutan, mulai Di penataan destinasi, penguatan kelembagaan, hingga regulasi pendukung.
Menurutnya, Sukses Bali Untuk Membuat sektor Perjalanan Hingga Luarnegeri menjadi referensi penting Bagi Sulawesi Utara yang Pada ini Ditengah mengakselerasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Perjalanan Hingga Luarnegeri Likupang.
“Kami datang Bagi menimba Penghayatan Di Bali. Kami juga bersyukur dapat bertemu Bapak Giri Prasta yang Pada memimpin Kabupaten Badung berhasil Meningkatkan pendapatan asli Lokasi secara signifikan. Penghayatan tersebut tentu menjadi inspirasi Bagi kami Untuk Membuat Perjalanan Hingga Luarnegeri Hingga Sulawesi Utara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah mendukung Pembaruan KEK Likupang Melewati pembangunan Politeknik Perjalanan Hingga Luarnegeri sebagai upaya memperkuat Standar sumber daya manusia sektor Perjalanan Hingga Luarnegeri.
Hingga Samping Itu, Sulawesi Utara terus mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya Di Tiongkok dan Korea Selatan, yang didukung penerbangan langsung Di Manado Hingga sejumlah kota Hingga Tiongkok.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap kerja sama Di Bali dapat mencakup berbagai aspek, mulai Di pengelolaan kawasan wisata, pelestarian Kearifan Lokal sebagai daya tarik wisata, hingga penguatan regulasi kepariwisataan.
“Kami masih membutuhkan banyak masukan Di Bali, baik Yang Terkait Di Pembaruan Kearifan Lokal yang menjadi daya tarik wisata maupun penguatan regulasi Lantaran Bali telah Memperoleh Penghayatan yang sangat baik,” katanya.
Merespons hal tersebut, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta Mendukung inisiatif kerja sama antardaerah tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antar provinsi menjadi langkah strategis Bagi memperkuat sektor Perjalanan Hingga Luarnegeri nasional sekaligus Meningkatkan Keadaan Komunitas.
“Bali dan Sulawesi Utara bisa menjalin kerja sama yang apik. Tujuannya tentu Bagi Meningkatkan Keadaan Komunitas. Persoalan teknis maupun regulasi nantinya dapat dikoordinasikan Di Detail Melewati Dinas Perjalanan Hingga Luarnegeri dan badan pengelola. Jika memang ada skema kerja sama yang baik, saya berharap dapat segera disepakati,” ujarnya.
Di Detail, Giri Prasta menegaskan bahwa arah pembangunan Perjalanan Hingga Luarnegeri Pada ini harus bergeser Di sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan Ke peningkatan Standar destinasi dan Penghayatan wisata.
Menurutnya, penataan kawasan menjadi faktor penting Untuk membangun destinasi yang berdaya saing, Melewati pembagian zona inti, zona penyangga yang mendukung Karya wisata, serta pengelola kawasan yang Memperoleh kewenangan dan tanggung jawab yang jelas.
Selain penataan kawasan, Giri Prasta menilai desa wisata merupakan salah satu kekuatan yang perlu terus diperkuat. Menurutnya, wisatawan Pada ini cenderung mencari Penghayatan Mutakhir yang autentik, Supaya desa wisata dapat menjadi pusat Karya Di Pemberian atraksi Kebiasaan Dunia, alam, serta fasilitas penunjang yang memadai.
“Kalau ingin Meningkatkan Standar Perjalanan Hingga Luarnegeri, sebaiknya Membuat desa wisata. Contohnya Desa Kutuh Hingga Kabupaten Badung yang mengelola Pantai Pandawa. Dahulu desa itu termasuk desa miskin, tetapi kini menjadi salah satu desa yang paling maju Lantaran mampu mengelola potensi wisatanya Di baik,” ujarnya.
Menurut Giri Prasta, Sukses Desa Kutuh tidak terlepas Di solidnya koordinasi seluruh komponen Komunitas Untuk mengelola potensi desa secara profesional.
“Kuncinya adalah koordinasi yang baik Hingga Ditengah empat banjar yang ada Hingga Desa Kutuh. Di kebersamaan, potensi wisata bisa dikelola secara profesional Supaya manfaat ekonominya benar-benar dirasakan Dari Komunitas desa,” jelas mantan Bupati Badung dua periode.
Ia berharap Penghayatan tersebut dapat menjadi salah satu referensi Bagi Sulawesi Utara Untuk Membuat kawasan wisata, termasuk Likupang, Melewati penguatan desa wisata berbasis potensi lokal dan partisipasi aktif Komunitas.
Ke kesempatan itu, Giri Prasta juga menyinggung perubahan regulasi nasional Melewati Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 yang Memberi ruang lebih luas Bagi Pembaruan sektor Perjalanan Hingga Luarnegeri, termasuk sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE), sebagai salah satu indikator penting Untuk Meningkatkan daya saing destinasi wisata.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya kerjasama strategis Ditengah Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Untuk membangun Perjalanan Hingga Luarnegeri yang berkualitas, berkelanjutan, berbasis Komunitas, serta mampu Memberi manfaat nyata Bagi peningkatan Keadaan Komunitas Hingga kedua Lokasi. (*)
Artikel ini disadur –>Wartabalionline.com Indonesia: Terima Kunjungan Wagub Sulut, Wagub Giri Prasta Dorong Kerja Sama Pembaruan Perjalanan Hingga Luarnegeri Berkualitas











